RI Mau Dongkrak Ekspor di Tengah Pandemi, Intip Strateginya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 02 Mar 2021 12:13 WIB
Pelabuhan Cigading yang dikelola oleh PT Krakatau Bandar Samudera merupakan pelabuhan curah kering terbesar dan terdalam di Indonesia.
Foto: Pelabuhan Cigading (Istimewa/dok. PT Krakatau Bandar Samudera)
Jakarta -

PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) dan PT Kereta Api Logistik (KA Logistik) mematangkan rencana kerja sama untuk optimalisasi rel dan gerbong baik ke surabaya maupun akses baru ke pelabuhan tanjung priouk - Jakarta Internasional Container Terminal (JITC) / New Port Container Terminal 1 (NPCT1).

Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera, Akbar Djohan mengatakan kerja sama ini bisa menghadirkan logistik yang lebih efektif.

"Bilamana kerja sama ini bisa terealisasi sehingga konektifitas intercity (mengurangi beban jalan darat atau tol) dan interinsuler bisa terwujud, ini sebuah langkah yang sangat baik. Yang pasti dengan kolaborasi ini kita juga akan memangkas biaya," kata Akbar di Jakarta (1/3/2021).

Dengan lokasi sangat strategis di ujung barat Jawa ,serta masuk dalam jalur alur laut kepulauan indonesia (ALKI) 1 di Selat Sunda maka sangat ideal untuk dijadikan hubungan logistik maritime yang terintegrasi, yang menghubungkan Jawa dan Sumatera.

Akbar juga mengatakan rute Cilegon - Tanjung Priouk dan Cilegon - Jawa Tengah atau Jawa Timur konektifitas semakin terjamin dan biaya logistik akan competetive, dengan begitu bottomnya produk baja PT Krakatau Steel Tbk harganya akan bisa bersaing.

"Jika kita bisa menekan biaya pengiriman, dengan pasti harga jual produk baja juga akan bisa jauh lebih murah. Hal ini bisa menjadi peluang untuk membuka ekspor baja lebih banyak lagi," ungkap Akbar.

Dengan kualitas dan harga yang murah akan menjadikan baja PT Krakatau Steel Tbk, pilihan baju utama yang digunakan di dalam negeri dan juga luar negeri dan bisa menambah jaringan pasar kita.

"Jika kita bisa meningkatkan ekspor Baja, dengan pasti kita juga akan berdampak ke dalam perekonomian Indonesia. Membangun kembali perekonomian Indonesia yang saat ini sangat berdampak karena Pandemi COVID-19," tutup Akbar.



Simak Video "Hak Politik Edhy Prabowo Dicabut dan Bayar Uang Pengganti Rp 10 M"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/dna)