Perjalanan Bayar Tol Tanpa Setop RI yang Tersendat-sendat

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 11:30 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menaikkan tarif Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) mulai 17 Januari mendatang.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Realisasi wacana bayar tol tanpa setop di gerbang tol di Indonesia masih terus dinanti. Terlebih dengan viralnya video yang memperlihatkan kendaraan melaju mulus saat masuk gerbang tol tanpa harus membuka kaca untuk transaksi baru-baru ini.

Sistem transaksi tol tanpa setop di Indonesia bukanlah wacana baru. Sejak 2017 lalu, wacana ini telah mengemuka sebagai pengembangan dari pembayaran elektronik atau non tunai. Praktiknya, pengemudi cukup masuk ke gerbang entry (gantry) elektronik melalui sensor yang terpasang di kendaraan lewat sistem multi lane free flow (MLFF).

"Yang multi lane free flow,itu nanti satu tahap kemudian (setelah non tunai)," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) saat itu, Herry Trisaputra Zuna kepada detikcom, 5 Mei 2017.

Saat itu MLFF direncanakan diterapkan pada 2018. Nantinya setiap mobil yang masuk ke tol akan menggunakan sensor Radio Frequency Identification (RFID) sehingga tak ada lagi transaksi fisik seperti menempel kartu waktu pembayaran di gerbang tol. Menurutnya, hal ini akan menggunakan biaya investasi yang cukup besar karena harus menyiapkan dan bahkan mengganti fasilitas-fasilitas pendukung di gerbang tol.

"Investasi untuk video khusus yang bisa detect nomornya, pasang alat pembaca gelombangnya. Ini yang harus kita siapkan investasinya. Ini setelah tahapan non tunai. Kalau pembicaraan dengan Bank Indonesia kemarin, (multi lane freeflow) di 2018," kata Herry.

Tak lama, dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) di jalan tol yang akan berlaku mulai Oktober 2017 serta mendorong penerapan multi lane free flow (MLFF), PT Jasa Marga bersama PT Telkom Indonesia (Telkom) melakukan uji coba teknologi JM Access berbasis kartu online di ruas tol Surabaya-Gempol dan JM Acces berbasis stiker RFID di ruas tol Bali.

Stiker RFID adalah stiker yang memancarkan frekuensi radio berisi data yang dalam hal ini digunakan untuk melakukan transaksi di gerbang tol. Dengan stiker ini, pengguna tol tak perlu berhenti untuk menempel kartu uang elektronik, namun otomatis tercatat transaksinya dari frekuensi radio yang dipancarkan stiker RFID.