Apa Kabar Proyek Tol JORR 2? Begini Progresnya Terkini

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 21 Apr 2021 07:15 WIB
Kendaraan Proyek melintasi di Tol Jakarta Outer Ring Road 2 di Km 50, Jombang, Tangerang Selatan, Rabu (19/6/2019). Tol Kunciran–Serpong dikerjakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Marga Trans Nusantara. Tol sepanjang 11,1 kilometer ini terdiri dari 2 seksi . Seksi I  Kunciran-Parigi sepanjang 6,72 kilometer dengan progres 86,67 persen, dan Seksi II Parigi-Serpong sepanjang 4,42 kilometer  sudah menembus kemajuan 88,07 persen.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pembangunan proyek Tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) molor dari targetnya. Proyek tol ini awalnya ditarget rampung akhir 2019. Namun, hingga kini hanya beberapa ruas saja yang baru bisa dilewati.

Sisanya masih dalam proses konstruksi. Atau dari total 110 km, yang sudah beroperasi baru 44,06 km.

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) hingga Maret 2021 yang dikutip detikcom, Selasa (20/4/2021), dari total 7 ruas, baru 3 ruas tol JORR 2 yang sudah rampung 100% yakni akses Tanjung Priok 8 km, ruas tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran 14,19 km, dan ruas Kunciran-Serpong 11 km.

Sedangkan, 4 ruas tol lainnya baru rampung sebagian. Berikut progres konstruksi dan target operasional keempat ruas tol tersebut:

Progres Konstruksi

Untuk Serpong-Cinere yang sudah rampung dan bisa dilewati baru Seksi I Serpong-Pamulang. Sedangkan, untuk Seksi II Pamulang-Cinere progres konstruksinya baru mencapai 78,64% hingga Maret 2021. Salah satu kendala dari molornya pengerjaan ruas tol ini adalah terkait pembebasan lahan. Khusus Seksi II Pamulang-Cinere masih terganjal masalah pembebasan lahan sekitar 2,65% lagi.

Lalu, untuk ruas tol Cinere-Jagorawi yang sudah rampung dan bisa dilewati adalah Seksi 1 Jagorawi-Raya Bogor dan Seksi 2 Raya Bogor-Kukusan. Sedangkan, yang masih dalam proses konstruksi adalah Seksi 3 Kukusan-Cinere sepanjang 5,5 km.

Sampai Maret 2021 lalu, Seksi 3 Kukusan-Cinere tercatat belum mulai konstruksi sama sekali, baru sampai pada proses pembebasan lahan. Itupun baru sekitar 38,18% dari total lahan yang harus dibebaskan.

Selanjutnya, Cimanggis-Cibitung. Dari total 25,21 km yang sudah bisa dilewati baru Seksi 1A ruas Junction Cimanggis-On/Off Ramp Jatikarya/Transyogi sepanjang 3,17 km. Sedangkan, untuk Seksi 2 ruas On/Off Ramp Jatikarya-Junction Cibitung yang sepanjang 22,04 km masih dalam proses konstruksi.

Sejauh ini, progres konstruksinya sudah mencapai 77,62% dan pembebasan lahannya sudah mencapai 84,69%.

Terakhir, Cibitung-Cilincing sepanjang 34,01 km. Ruas satu ini terdiri dari 4 seksi di antaranya Seksi 1 SS Cibitung-Gabus Indah, Seksi 2 Gabus Indah-Muara Bakti, Seksi 3 Muara Bakti-Kanal Banjir Timur, dan Seksi 4 Kanal Banjir Timur-Cilincing. Keempat seksi tersebut masih dalam proses konstruksi.

Seksi 1 progres konstruksinya sudah mencapai 99,7%, Seksi 2 97,15%, Seksi 3 90,92% dan seksi 4 68,32%. Total progres konstruksi ruas Cibitung-Cilincing ini sudah mencapai 84,7% dan pembebasan lahannya juga sudah mencapai 93,22%.

Target Operasional

Oleh karena masih ada beberapa ruas tol yang belum rampung, target operasional ruas-ruas tol tersebut pun berubah. Adapun untuk target operasional masing-masing ruas tol berbeda satu sama lainnya.

Untuk Seksi II Pamulang-Cinere ditarget rampung dan beroperasi per Desember 2023. Sedangkan, untuk Seksi 3 Kukusan- Cinere ditarget rampung dan operasional pada 2023.

Lalu, untuk ruas On/Off Ramp Jatikarya-Junction Cibitung ditarget mulai beroperasi per Oktober 2021. Terakhir, ruas tol Cibitung-Cilincing ditargetkan bisa mulai beroperasi selambatnya Juni 2021.

Melihat target masing-masing ruas tol tersebut, paling lambat proyek tol ini ditarget rampung akhir 2023.

Simak juga 'Proyek Tol Cisumdawu, Molor 10 Tahun-Anggaran Bengkak':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)