Perjalanan Proyek Monorel Jakarta yang Besinya Digondol Maling

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 19 Jul 2021 06:31 WIB
Tiang konstruksi proyek monorel yang berada di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan tidak terpakai. Terlebih, proyek LRT Jabodebek yang berada di sampingnya membuat konstruksi baru untuk koridor Cawang-Dukuh Atas.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Proyek monorel Jakarta yang mangkrak kembali jadi sorotan. Kali ini besi-besi pada tiang pancang monorel dicuri orang, bahkan pencurian itu sempat terekam kamera warga dan menjadi viral di media sosial.

Sejak 2004 proyek ini dikembangkan oleh perusahaan konstruksi pelat merah PT Adhi Karya. Setelah mangkrak, tiang pancang sisa proyek ini terdaftar sebagai aset milik Adhi Karya.

Adhi Karya pun buka suara mengenai tindakan pencurian yang viral di media sosial ini. Menanggapi tindakan tersebut, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Farid Budiyanto mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan soal kejadian ini.

"Kami cross check ke lapangan dulu," ungkap Farid ketika dihubungi detikcom, Minggu (18/7/2021).

Mengenai kelanjutan pengembangan proyek yang mangkrak ini, Farid mengatakan pihaknya masih menunggu kebijakan lanjutan dari Pemprov DKI Jakarta. Apakah proyek ini akan dibongkar ataupun dilakukan pengembangan. Pada prinsipnya, Adhi Karya akan menunggu perintah dari Pemprov DKI Jakarta.

"Kebijakan kami masih sesuai dengan sebelumnya (menunggu perintah dari Pemprov DKI)," kata Farid singkat melalui pesan singkat kepada detikcom, Minggu (18/7/2021).

Sebelumnya, Direktur Operasi II PT Adhi Karya (Persero) Pundjung Setya Brata mengatakan pihaknya menunggu perintah dan kajian dari Pemprov DKI Jakarta soal penanganan lebih lanjut dari tiang-tiang monorel Jakarta yang mangkrak.

Namun pihaknya berpendapat bila tiang-tiang tersebut lebih baik dimanfaatkan. Soal dimanfaatkan untuk apa, Adhi Karya terbuka untuk setiap ide yang masuk.

"Kami menunggu perintah dan juga kajian legal yang lebih lanjut, tetapi akan lebih bagus apabila tiang tersebut dapat didayagunakan. Kami terbuka dengan ide-ide tentang pemanfaatan tiang tersebut," kata Pundjung kepada detikcom, Jumat (23/10/2021).

Sebelum itu bagaimana ceritanya sampai proyek ini harus mangkrak dan hanya menyisakan tiang pancang monorel yang terbengkalai?