Rencana Besar Bandara Kertajati: Jadi Bengkel Pesawat-Pusat Logistik

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 27 Sep 2021 14:26 WIB
Jakarta -

Bandara Kertajati mau disulap jadi bengkel pesawat. Fasilitas maintenance, repair, and overhaul alias MRO bakal dibuat di bandara internasional yang terletak di Majalengka ini.

Rencana ini tidak main-main, pasalnya keputusan menjadikan bandara sebagai bengkel pesawat sampai harus dibawa ke tingkat rapat terbatas presiden dengan para menterinya. Direktur Utama Bandara Internasional Kertajati Salahuddin Rafi mengatakan pihaknya selaku pengelola sudah merencanakan hal ini sejak lama.

Dia bilang dalam kerangka rencana besar Bandara Kertajati, fasilitas MRO memang akan dibangun. MRO Kertajati bakal menyusul beberapa fasilitas bengkel serupa di nusantara. Mulai dari Garuda Maintenance Facility di Cengkareng, Merpati Maintenance Facility di Surabaya, hingga Batam Aero Technic di Batam.

"Dalam masterplan setiap bandara, kan setiap bandara itu punya masterplan ya rencana induk bandar udara. Di Kertajati ada MRO, bengkel maintenance, repair, overhaul. Nah ini di dunia penerbangan sudah nggak aneh," ungkap Rafi dalam acara blak-blakan detikcom.

Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan tender untuk konstruksi fasilitas MRO di Kertajati, lahannya pun sudah siap digunakan. Proses tender kontraktor bakal kelar akhir tahun ini.

Rafi mengatakan kemungkinan pembangunan akan berjalan selama 18 bulan. Dengan asumsi seperti itu, ada kemungkinan fasilitas MRO bakal mulai beroperasi di 2023.

"Jadi masterplan sudah ada. Pembangunan mungkin 12-18 bulanan," ungkap Rafi.

Lalu siapa yang bakal potensi menggunakan fasilitas MRO Kertajati? Lanjut ke halaman berikutnya.