Waskita Jual Tol Cibitung-Cilincing Rp 2,4 T, Untung atau Buntung?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 13 Okt 2021 06:19 WIB
Uji coba gratis Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi I ruas Telaga Asih dimulai hari ini, Sabtu (31/7). Berikut foto-foto terkininya!
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Langkah PT Waskita Karya (Persero) Tbk menjual kepemilikan sahamnya di jalan Tol Cibitung-Cilincing jadi sorotan. Pasalnya, Waskita menjual kepemilikan sahamnya pada tol ini hanya Rp 2,4 triliun, sedangkan tol ini menelan investasi Rp 10,8 triliun.

Sebagai informasi, jalan tol Cibitung-Cilincing dipegang konsesinya oleh PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP).

CTP merupakan perusahaan dengan porsi saham Waskita 55% lewat anak usahanya Waskita Toll Road (WTR), sedangkan sisanya sebesar 45% dimiliki PT Akses Pelabuhan Indonesia (API).

Lantas, Waskita untung atau rugi jual kepemilikan Tol Cibitung-Cilincing Rp 2,4 triliun di PT CTP?

Dari catatan detikcom yang dihimpun Selasa (12/10/2021), investasi Tol Cibitung-Cilincing senilai Rp 10,8 triliun. Dari investasi itu, sebanyak 30% di antaranya dibiayai dari modal PT CTP dan sisanya dari pinjaman.

Nah kalau dihitung kasar, dari total kebutuhan investasi sebesar Rp 10,8 triliun, PT CTP harus menyediakan modal sebesar 30% nya atau mencapai Rp 3,24 triliun. Sisa pendanaan lainnya didapatkan dari pinjaman.

Dari total modal CTP Rp 3,24 triliun itu, kalau dihitung secara kepemilikan saham antara WTR sebesar 55% dan API 45%, maka WTR harus menyediakan Rp 1,78 triliun. Sisanya Rp 1,45 triliun lainnya oleh API.

Per 7 Oktober lalu, Waskita memutuskan untuk menjual kepemilikan saham WTR di CTP kepada API. Penjualan saham ke API itu dilakukan dengan harga Rp 2,44 triliun. Artinya, Waskita masih untung Rp 658 miliar dari selisih setoran modal ke CTP dengan harga jual kepada API pada proses penjualan jalan tol.

Namun, dalam keterangan pers Waskita terkini, perusahaan mengatakan WTR menyetor modal sebesar Rp 1,92 triliun. Dengan kata lain, perusahaan memperoleh keuntungan dari penjualan jalan tol sebesar Rp 520 miliar.

Tapi yang pasti, Corporate Secretary Waskita Ratna Ningrum mengatakan proses penjualan jalan Tol Cibitung-Cilincing ini juga dapat mengurangi utang Waskita hingga Rp 5,8 triliun. Keuntungan bukan cuma didapat dari selisih dari setoran modal dan harga jual saham saja.

Pasalnya, terdapat juga Kredit Investasi Perbankan dan akumulasi utang lainnya yang secara tidak langsung akan beralih ke pemilik baru yang awalnya merupakan tanggung jawab Waskita.

"Dengan demikian atas investasi pada PT CTP, Waskita akan memperoleh keuntungan Rp 520 miliar dan pengurangan utang Rp 5,8 triliun akibat efek dekonsolidasi," ungkap Ratna dalam keterangannya.

Simak juga Video: Sempat Unggah Foto Hoax Tol Cisumdawu, Ini Penjelasan Tjahjo

[Gambas:Video 20detik]



(hal/eds)