Pembangunan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Dikebut, Begini Progresnya

Siti Fatimah - detikFinance
Selasa, 09 Nov 2021 11:23 WIB
Tol  Kayu Agung-Palembang-Betung
Foto: Dok. Kementerian PUPR

Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Toll Herwidiakto menambahkan tantangan pada pembangunan ruas tol ini adalah sebagian konstruksinya berada di atas tanah rawa yang mengandung mineral lempung dan kadar air yang tinggi, sehingga dalam pengerjaannya membutuhkan metode khusus. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen akan membangun dua jembatan panjang seperti Jembatan Musi sepanjang 1,7 km dan Jembatan Kramasan 1 km.

"Penanganan pemeliharaan menjadi isu pada jalan tol terutama Sumatera. Kondisi lahan rawa pasti penanganan secara teknis tidak bisa sempurna. Untuk ruas tol yang sudah beroperasi kontribusi truk ODOL (over dimension overloading) juga perlu perhatian khusus," ucap Herwidiakto.

Sebagai informasi, penyelesaian ruas jalan tol tersebut akan melengkapi struktur jaringan koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.121 km dari Bakauheni hingga Aceh. Hingga saat ini progres pembebasan lahan seksi 2 Tol Kapal Betung ruas Jalintim-Musi Landas dari STA 42+500 - 67+400 (24,9 km) sudah sebesar 89,98%.

Sedangkan untuk seksi 3 ruas Musi Landas-Betung dari STA 67+400 - 111+690 (44,29 km) pembebasan lahannya sebesar 53,45%. Secara keseluruhan progres pembebasan lahan sudah 80,35%.

Pembangunan Tol Kapal Betung dilaksanakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Waskita Sriwijaya Tol dengan total investasi sebesar Rp22,17 triliun yang terbagi menjadi 3 seksi yakni Seksi I Kayu Agung - Jakabaring sepanjang 33,5 km yang telah beroperasi sejak April 2020.

Kemudian Seksi II Jakabaring-Musi Landas sepanjang 33,9 km dikerjakan dalam 2 Seksi yakni Seksi 2A ruas Jakabaring-Keramasan sepanjang 9 km beroperasi Januari 2020 dan Seksi 2B ruas Kramasan-Musi landas sepanjang 24.5 Km dalam tahap konstruksi. Selanjutnya Seksi 3 Musi Landas-Betung sepanjang 44,29 km juga dalam tahap konstruksi.


(ara/ara)