Pelabuhan Logistik Labuan Bajo Bakal Dilengkapi Terminal BBM

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 24 Nov 2021 09:33 WIB
Presiden Jokowi telah meresmikan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Begini penampakannya terkini.
Foto: Trio Hamdani
Jakarta -

Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru sebulan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih terus dikembangkan. Jokowi meresmikan operasional pelabuhan tersebut pada 14 Oktober 2021.

General Manager Pelindo Labuan Bajo NTT Dimaz Yulion menjelaskan bahwa pelabuhan logistik yang dikelola Pelindo ini akan melayani terminal bahan bakar minyak (TBBM). Mereka akan bekerja sama dengan Pertamina.

"Jadi untuk progres pembangunannya dari Pertamina estimasi mereka akan memulai pembangunan di 2022 dan target di 2023 sudah mulai beroperasi," katanya dalam diskusi dengan wartawan di kawasan Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu, NTT, Selasa (23/11/2021).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo, Hasan Sadili menjelaskan bahwa semula sudah direncanakan untuk pembangunan terminal curah cair Pertamina. Namun pembangunannya mengalami penundaan.

"Memang pada saat perencanaan seharusnya di terminal multipurpose ini ada jaringan untuk pipa curah cair untuk Pertamina, dan itu sempat ada di dalam RAB (Rencana Anggaran Biaya) kita di dalam dipa pembangunan multiyears pembangunan Wae Kelambu untuk membangun jaringan untuk pipa curah cair," jelasnya.

Namun kemudian dilakukan revisi atau diadendum lantaran pada saat dilaksanakan pembangunan terminal multipurpose, Pertamina tidak memberikan detail engineering design-nya. Oleh karenanya saat itu belum diketahui seperti apa kebutuhannya.

Lanjut dia, nantinya ada dua kemungkinan segi pendanaan pembangunan terminal BBM tersebut, entah menggunakan dana dari Pertamina itu sendiri, atau lewat pengusulan dari Kementerian Perhubungan.

"Jadi kita tidak tahu kebutuhan Pertamina bagaimana, sistem dan bentuknya supaya suplainya nanti bisa dialirkan dari dermaga ke sisi darat begitupun sebaliknya sehingga diputuskan untuk direvisi, diadendum, dan nanti rencananya mungkin apakah nanti dilanjutkan dengan anggaran dari PT Pertamina sendiri untuk membangun jaringan itu ataukah nanti diusulkan kembali oleh Kementerian Perhubungan," tambahnya.

Lihat juga Video: Jokowi: Labuan Bajo Siap Menyambut Kedatangan Para Wisatawan

[Gambas:Video 20detik]



(toy/das)