Ditargetkan Kelar 2022, Sudah Sampai Mana Proyek Tol Semarang-Demak?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 26 Nov 2021 21:00 WIB
Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak seksi II di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (13/4/2021). PT PP - Wika Join Operation selaku kontraktor pelaksana proyek senilai Rp15,3 triliun tersebut menargetkan penyelesaian jalan tol sepanjang 27 kilometer yang akan terintegrasi dengan tanggul laut itu pada Mei 2022 mendatang, hingga hari ini (13/4/2021)  progres pembangunannya telah mencapai sekitar 40 persen. ANTARA FOTO/Aji Styawan/hp.
Foto: ANTARA FOTO/AJI STYAWAN
Jakarta -

Proyek jalan tol Semarang-Demak ditargetkan ditargetkan selesai pada 2022 mendatang. Hingga saat ini proyek tersebut masih terus dikebut pengerjaannya.

Jalan tol dengan panjang 26,7 km ini terbagi menjadi 2 seksi, yakni Seksi 1 (Semarang/Kaligawe-Sayung) sepanjang 10,39 km porsi Pemerintah, serta Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 km porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak (PPSD).

PPSD merupakan salah satu anak usaha PT PP (Persero) Tbk yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan jalan tol.

Presiden Komisaris PTPP Andi Gani Nena Wea bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hari ini pun mengunjungi proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2.

Ganjar Pranowo mengapresiasi bahwa dengan adanya pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 yang dibangun oleh PTPP ini telah membantu penyerapan lokal sebanyak 650 orang. Dengan adanya penyerapan tenaga kerja di daerah setempat akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Titip yah mas dalam menjaga prokes, titip keselamatan kerja karena itu bagian dari cara kita menjaga kawan-kawan yang bekerja," ujar Ganjar Pranowo, Jumat (26/11/2021).

Sampai dengan pekan kedua November 2021, progress pembangunan jalan tol tersebut telah mencapai 58,55%. Progres itu dinilai lebih cepat dari yang direncanakan.

Adapun lingkup pekerjaannya, antara lain pekerjaan Slob on Pile sepanjang 9,492 kilometer, pekerjaan timbunan sepanjang 6,144 km, dan pekerjaan struktur jembatan sepanjang 0,679 km.

Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2022 mendatang. Pembangunan proyek jalan tol ini sangat menerapkan performance QHSE dimana sampai saat ini nihil kecelakaan proyek (zero fatality).

"Kami menegaskan agar tim proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 ini terus meningkatkan kualitas pekerjaan, tetap disiplin, dan menjaga performance QHSE di lingkungan kerja maupun lingkungan proyek. Tidak lupa sebagai salah satu perusahaan BUMN agar terus meningkatkan tanggung jawab sosial dan lingkungan terutama kepada masyarakat sekitar," ujar Andi Gani Nena Wea.

Kehadiran Jalan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan tanggul laut Kota Semarang tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan Pusat Ekonomi baru di Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, dengan kehadiran jalan tol tersebut diharapkan dapat membuka akses baru dan semakin mempermudah akses yang sudah ada sebelumnya.

(acd/das)