3 Fakta Proyek MRT Fase II Terancam Molor-Batal Tersambung Tangsel 2022

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 28 Des 2021 06:24 WIB
Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A telah mencapai 16,56. Rute MRT Jakarta dari Bundaran HI hingga ke Kota Tua ini ditargetkan rampung pada Agustus 2027.
Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Proyek pembangunan jalur MRT Fase 2 terancam molor lagi. Sebab, metode kontrak langsung atau penunjukan kontraktor (direct contracting) untuk paket CP202 dan CP205 dihentikan dan sedang dibuatkan skenario pengadaan ulang.

CP202 merupakan paket pekerjaan sipil dari Harmoni ke Mangga Besar. Sedangkan, CP205 merupakan paket pengadaan sistem perkeretaapian dari Bundaran HI-Mangga Besar.

Berikut 3 fakta MRT Fase 2 yang terancam molor lagi:

1. Terancam Molor Dari Target

PT MRT Jakarta sebelumnya menargetkan segmen 1 (Bundaran HI-Harmoni) bisa kelar Maret 2025 dan segmen 2 (Harmoni-Kota) kelar Agustus 2027. Dikarenakan belum ada kepastian kontraktor, maka proyek terancam mengalami kemunduran dari target yang telah ditetapkan.

"Jadwal proyek akan mengalami kemunduran tentunya dari target yang sudah ditetapkan. Belum bisa dipastikan, itu akan sangat bergantung pada keputusan tindaklanjut dari pengadaan CP202 dan CP205," kata Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar dalam konferensi pers virtual, Senin (27/12/2021).

MRT batal tersambung ke Tangerang Selatan. Berlanjut ke halaman berikutnya.