Resmikan Bendungan Randugunting, Jokowi: Kunci Ketahanan Pangan Air!

Febrian Chandra - detikFinance
Rabu, 05 Jan 2022 15:26 WIB
Blora -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Randugunting di Blora, Jawa Tengah. Tiba di lokasi, di Kecamatan Japah, Kabupaten Blora Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk menebar bibit ikan.

Dalam pidatonya Jokowi mengatakan Bendungan Randugunting dapat menampung 14,42 juta meter kubik. Selain itu, bendungan ini dapat mengaliri 650 hektare sawah yang berada di Kabupaten Blora, Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang.

"Saya berharap dengan terselesaikan waduk Randugunting di Blora ketahanan pangan kita semakin baik. Kemandirian pangan semakin baik. Kunci dari ketahanan pangan adalah air, dan air itu akan ada kalau kita memiliki waduk sebanyak-banyaknya," kata Jokowi dalam pidatonya.

Dia berharap dengan terselesaikan bendungan Randugunting juga menambah daya tarik pariwisata untuk Kabupaten Blora dan sekitarnya.

"Yang terakhir, kita harapkan juga waduk ini (Randugunting) bisa menjadi tempat pariwisata yang sangat baik untuk Kabupaten Blora dan masyarakat disekitar Kabupaten Blora. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Dan dengan mengucapkan Bismillaahirrohmaanirrohiim waduk Randugunting di Kabupaten Blora di Provinsi Jawa Tengah pada siang hari ini saya nyatakan diresmikan," katanya.

Usai berpidato Jokowi menyempatkan berdialog dengan petani dan warga lokal. Setelah itu dilanjutkan menanam pohon yang didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati Blora, Arif Rohman.

Jokowi juga menyempatkan menyapa warga yang menerima bantuan sembako, dan kemudian menandatangani prasasti peresmian.

Halaman berikutnya tentang Bendungan Randugunting. Langsung klik


Bendungan Randugunting masuk program strategis nasional (PSN) dan telah menelan anggaran sebesar Rp 880 Miliar dan dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Tbk. Pembangunan bendungan ini telah selesai melampui kontrak kerjanya, yang seharusnya selesai pada Oktober 2022 namun dapat diselesaikan 10 bulan lebih cepat.

Bendungan Randugunting ini merupakan Bendungan yang ke 14 diresmikan di tahun 2021 ini. Dari total 61 bendungan yang akan dibangun sampai 2024 mendatang.

Total tampungan air di bendungan ini adalah 14,42 juta meter kubik. Total luas lahan genangan 187 hektar, sedangkan total lahan yang dibebaskan 267 hektar.

Kepala BBWS Pemali Juwana , Muhammad Adek Rizaldi mengatakan, Bendungan Randugunting merupakan bendungan multi fungsi. Fungsi yang pertama untuk konservasi sumber daya air.

"Blora ini merupakan daerah kering ya. konservasi itu artinya mengisi daerah daerah kering, yang selama ini muka air tanah itu jauh diatas 100 meter. Dengan adanya tampungan ini sehingga muka air tanah bisa naik," ungkapnya.

Kedua, untuk menyuplai tambahan air di bidang pertanian, salah satu yang mendapat manfaat irigasi adalah wilayah kedungsapen Kabupaten Rembang sebesar 630 ha.

Ketiga untuk penyedian air baku. 100 Liter/detik untuk Kabupaten Blora, 50 Liter/detik untuk Kabupaten Rembang, 50 Liter/detik untuk Kabupaten Pati.

(hns/hns)