Tanah Lempung Ganggu Proyek Kereta Cepat, Ahli dari China Turun Tangan

Dian Firmansyah - detikFinance
Rabu, 12 Jan 2022 16:16 WIB
Pembangunan terowongan kereta cepat Jakarta-Bandung
Ilustrasi/Foto: Dok. PT KCIC

Sementara itu Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan para ahli dan kontraktor terus melakukan upaya agar pembangunan terowongan bisa dilakukan dengan lancar dan aman.

"Jadi penanganan dengan grouting jadi tanah di atas kita drill titik tertentu, kemudian kita isi dengan beton untuk memperkuat tanah yang klaisel sehingga akan mempengaruhi saat kita gali. Pada titik sekarang yang di kunjungi menko marves itu kondisinya sudah mendekati normal, progres pekerjaan 1,8 meter perhari itu sudah bisa di capai karena tadi sudah ada penanganan bor untuk tanah yang ada klaisel, sudah bisa kita lakukan dengan normal lagi," paparnya.

Selain itu, menurut Dwiyana, terdapat dua titik tunnel yang saat ini terhambat karena adanya kendala dari karakter tanah. Tunnel itu berada di tunnel 2 wilayah Jatiluhur, Purwakarta dan tunnel 6 di wilayah Sukatani, Purwakarta.

Tunnel 2 dari panjang terowongan 1 kilometer masih dalam proses sepanjang 300 meter dan di tunnel 6 yang merupakan terowongan terpanjang sepanjang 4,7 kilometer masih dalam proses sepanjang 20 meter.

"Dari 13 tunnel tinggal 3 yang belum selesai, tunnel 2, tunnel 4 dan tunnel 6. Kita harapkan 13 tunnel bisa selesai dalam kurun waktu semester 1 tahun 2022," pungkasnya.


(hns/hns)