Jumlah Pekerja Asing Proyek Kereta Cepat Susut Jadi 2.010 orang

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 07 Feb 2022 16:11 WIB
Jembatan Lengkung Terbesar Kereta Cepat JKT-BDG Mendarat Sempurna!
Ilustrasi/Foto: Dok. Xinhua/Veri Sanovri
Jakarta -

Penggunaan tenaga kerja asing (TKA) merupakan isu sensitif yang sempat menyerang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengklaim jumlahnya kini sudah berkurang jauh.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet menjelaskan, memang di awal pengerjaan penggunaan TKA lebih banyak. Sebab proyek ini disebut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

"Dari awal di dalam proses perencanaan memang diharapkan dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi terkait teknologi kereta cepat perbandingan tenaga asing dbanding tenaga lokal 1:4," terangnya dalam dalam RDP dengan Komisi V, Senin (7/2/2022).

Namun seiring berjalannya waktu, saat ini rasio TKA dengan tenaga kerja lokal yang tadinya 1:4 menjadi 1:7. Terdiri dari TKA sebanyak 2.010 orang dan tenaga kerja lokal sebanyak 13.477 orang, sehingga total pekerja 15.487 orang.

Penurunan penggunaan TKA tersebut menurut Dwiyana merupakan imbas dari transfer teknologi dan pengetahuan yang telah berlangsung.

"Seiring berkembangnya proyek dimana penyerapan teknologi, transfer teknologi dan knowledge sudah mulai berjalan dengan cepat. Sehingga pada realisasi alhamdulillah sampai hari ini kita bisa mengurangi porsi tenaga asing, dimana perbandingannya 1:7," terangnya.

(das/eds)