Pakai Teknologi Ini, Bangun Gedung Bakal Makin Mudah dan Cepat

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 03 Apr 2022 22:03 WIB
Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) Pasar Rumput terus dilakukan, Selasa (13/3/2018). Proyek tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2018.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama PT Tata Metal Lestari (Tatalogam Group) mengembangkan produk KRASHome yakni bangunan hunian berbahan dasar konstruksi baja modern dengan konsep Light Pre-Engineered Building (Light PEB). Dengan teknologi ini, pembangunan gedung akan semakin cepat.

Kerja sama bergulir usai ditandatanganinya nota kesepakatan bersama (MoU) antara kedua belah pihak. Nota Kesepakatan itu ditandatangani oleh Direktur Pengembangan Usaha Krakatau Steel, Purwono Widodo dan Vice President PT Tata Metal Lestari, Stephanus Koeswandi.

"KRASHome ini adalah hasil dari perpaduan desain struktur Cold-Form Galvalume Steel dengan penggunaan material berkualitas tinggi. Konsep Light Pre-Engineered Building ini berarti konstruksinya ringan dan mudah dirangkai," jelas Purwono dalam keterangan tertulis, Minggu (3/4/2022).

Bahan baku dari Cold-Form Galvalume Steel yang digunakan PT Tata Metal Lestari merupakan produk Cold Rolled Coil (CRC) Krakatau Steel dengan spesifikasi CRC full hard SPCC 1D.

Purwono menambahkan bahwa system pemasangan KRASHome yang efektif dan efisien menghasilkan bangunan yang kuat dan cepat pembangunannya. Penggunaan baja purlin atau baja lapis galvanis kekuatan tinggi (hi-ten) untuk seluruh struktur utama dari baja lapis aluminium-zinc, membuat umur pakai bangunan menjadi lebih panjang dan ekonomis.

"Semua komponen baja purlin diproduksi dengan system cut to length (sesuai kebutuhan) sehingga tidak ada bahan terbuang. Lubang baut juga dibuat secara otomatis dan terintegrasi dengan produksi baja Purlin sehingga menghasilkan produk yang lebih presisi," lanjut Purwono.

Vice Presiden Tata Metal Lestari, Stephanus Koeswandi menyebutkan, Tata Metal Lestari sudah lebih dulu berinovasi dengan membuat hunian berbasis konstruksi baja ringan yang ditujukan untuk hunian, baik itu hunian komersil maupun hunian sementara dan hunian tetap di lokasi yang terdampak bencana.

"Ciri khas hunian berbasis konstruksi baja dari PT Tata Metal Lestari adalah proses perangkaiannya yang mudah dilakukan dan relative cepat, karena itu yang dibutuhkan di daerah-daerah yang terkena bencana. Dari situ kami menginisiasi hal serupa yang ditujukan untuk pembangunan mess karyawan seperti KRASHome ini. Bedanya dengan produk terdahulu kami, KrasHome dirancang untuk kapasitas yang lebih besar. Bisa dibangun 2 atau 3 lantai yang bisa ditempati ratusan orang dengan aman dan nyaman," ujar Stephanus.

(acd/dna)