Duh! Ribetnya Jalan Kaki dari Halte Velbak ke Stasiun Kebayoran Lama

ADVERTISEMENT

Duh! Ribetnya Jalan Kaki dari Halte Velbak ke Stasiun Kebayoran Lama

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Jumat, 29 Jul 2022 14:47 WIB
Akses Menuju Stasiun Kebayoran Lama
Foto: Shafira Cendra Arini
Jakarta -

Proyek pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) atau Skywalk Kebayoran Lama tengah berjalan. Proyek ini dijalankan sebagai langkah pemerintah dalam menciptakan sistem transportasi terintegrasi di ibu kota.

Proyek ini akan menghubungkan Halte Trans Jakarta (TJ) Velbak, Halte Kebayoran, dan Stasiun Kebayoran Lama. Sejalan dengan pembangunan skywalk tersebut, turut dibangun pula fasilitas lift dan tangga berjalan atau eskalator di beberapa halte Trans Jakarta di kawasan tersebut.

Ke depannya, pembangunan ini diharapkan dapat membantu para pejalan kaki, terutama saat melakukan perpindahan moda transportasi. Lantas, bagaimana kondisi jalur Halte TJ Velbak - Halte TJ Kebayoran - Stasiun Kebayoran Lama saat ini?

detikcom pun mencoba menjajaki jalur dari Halte TJ Velbak ke Stasiun Kebayoran Lama. Perjalanan ditempuh kurang lebih 8-10 menit dengan jalan kaki menyusuri trotoar jalan raya. Trotoar dalam kondisi yang bersih dan rapi, hanya saja yang disayangkan, tidak ada fasilitas penyeberangan untuk pejalan kaki seperti zebra cross dan lampu lalu lintas. Hal ini pun membuat kami harus nekat menyebrang sembarangan.

Akses Menuju Stasiun Kebayoran LamaAkses Menuju Stasiun Kebayoran Lama Foto: Shafira Cendra Arini

Setelah sampai di dekat Halte TJ Kebayoran, tidak jauh dari sana ada petunjuk arah menuju ke Stasiun Kebayoran. Di sekitar jalanan tersebut pun, terlihat banyak seng yang menutupi area galian proyek mulai dari proyek skywalk sendiri, hingga proyek kabel listrik. Lebih lanjut, petunjuk arah itu pun mengarahkan kami melalui sebuah gang kecil yang tembus langsung ke sisi stasiun. Kondisi gang ini terbilang cukup padat dengan beberapa kendaraan seperti motor yang terparkir di jalannya.

Tidak jauh dari sana, pintu masuk stasiun pun terlihat. Gang ini merupakan jalur yang sering dilewati para pejalan kaki untuk mempersingkat perjalanannya sejak dulu.

Sebetulnya, jalur dari Halte TJ Velbak ke Stasiun Kebayoran Lama terbilang tidak sulit. Namun di sekitar Halte Tj Velbak menuju ke Halte TJ Kebayoran sendiri tidak ada petunjuk arah sehingga bisa membuat orang yang belum pernah ke sana jadi kebingungan.

Salah seorang pedagang gorengan setempat, Basir mengatakan, menurutnya pembangunan jembatan pejalan kaki ini akan mempermudah mereka yang berjalan dari arah halte Tj sehingga tidak perlu naik turun tangga dan melewati trotoar hingga gang untuk sampai ke stasiun. Meski demikian, jalur gang tersebut memang telah sejak lama dipergunakan oleh para pejalan kaki sebagai jalan pintas dari halte ke stasiun.

"Jalan yang sebelah sana itu ditutup untuk proyek pembangunan jembatan pejalan kaki. Tapi kalau jalan kaki lewat sana memang agak muter dibandingkan lewat gang mesjid ini," ujar Basir sambil menunjuk ke arah sebuah jalan yang ditutup sementara karena pembangunan skywalk, kepada detikcom, Jumat (29/07/2022).

Lanjut ke halaman berikutnya.

Dengan kata lain, Basir tidak yakin setelah pembangunan ini apakah para pejalan kaki akan lebih memilih menggunakan skywalk yang dirasa lebih praktis dan nyaman tapi jalannya sedikit memutar, atau memotong jalan lewat gang agar lebih cepat sampai namun harus turun ke trotoar jalan raya.

"Tapi ya kalau mau enak dan mudah sepertinya lewat skywalk. Cuma ya itu, agak lebih memutar, lebih jauh," tuturnya.

Di sisi lain, Basir menyampaikan, pembangunan skywalk ini mengakibatkan beberapa pedagang barang loak di pinggiran jalan tersebut terpaksa digusur. Hal ini dikonfirmasi oleh salah satu warga lokal sekaligus pengelola pedagang kaki lima (PKL) barang loak, Rifal.

"Ini kan dulu sejajaran pedagang semua, tapi digusur karena pembangunan ini. Akhirnya dipindah semua ke depan sana oleh RT sini," ujar Rifal.

Penggusuran dan pemindahan pun berjalan damai karena sebelumnya telah dilakukan sosialisasi oleh pihak kontraktor. Hanya saja, kejadian ini berdampak pada penurunan pendapatan karena jalan tersebut sempat ditutup sehingga tidak ada orang yang lewat.

"Pembeli sempat sepi, jadi semua pedagang dipindahkan ke depan sana. Tapi nanti setelah selesai pembangunan akan kembali lagi ke sini. Katanya sih sampai November atau Desember akhir tahun ini," tuturnya.



Simak Video "Merasakan Tempat 'Healing' yang Lagi Viral di Tengah Kota Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT