ADVERTISEMENT

Jumbo! PMN Hutama Karya Bakal Tembus Rp 31 T Demi Tol Trans Sumatera

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2022 15:07 WIB
Tol Trans Sumatera Serap 202.468 Tenaga Kerja
Jumbo! PMN Hutama Karya Bakal Tembus Rp 31 T Demi Tol Trans Sumatera/Foto: Dok. Hutama Karya
Jakarta -

PT Hutama Karya (Persero) bakal mencetak rekor sebagai BUMN paling banyak mendapatkan penyertaan moral negara (PMN). Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menurut Sri Mulyani pihaknya mengusulkan tambahan PMN Rp 7,5 triliun. Sebelumnya, Hutama Karya mendapatkan PMN Rp 23,8 triliun tahun ini dan sudah disetujui dalam UU APBN 2022. Sri Mulyani mengatakan tambahan Rp 7,5 triliun akan diberikan ke Hutama Karya dari anggaran cadangan pembiayaan APBN.

"Untuk PT Hutama Karya kami sampaikan ada tambahan PMN sebesar Rp 7,5 triliun," papar Sri Mulyani dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (22/9/2022).

Dengan tambahan tersebut, menurut Sri Mulyani, Hutama Karya akan mendapatkan Rp 31,3 triliun. Jumlah sebesar itu menjadi rekor PMN dari pemerintah untuk BUMN.

"Kalau Hutama Karya sudah dapatkan Rp 23,85 triliun dan ditambah Rp 7,5 triliun ini, maka Hutama Karya pecahkan rekor untuk dapatkan PMN. Sampai Rp 31,3 triliun hanya untuk PT Hutama Karya, untuk satu perusahaan," papar Sri Mulyani.

"Itu sama seperti anggaran Kemenkeu keseluruhan satu tahun," tambahnya.

Dia bilang uang sebesar itu akan diberikan kepada Hutama Karya untuk menyelesaikan konstruksi Tol Trans Sumatera. "Ini tentu karena ini untuk sense of magnitude, untuk selesaikan konstruksi jalan Tol Trans Sumatera tahap 1," sebut Sri Mulyani.

PMN Rp 7,5 triliun bakal digunakan untuk menyelesaikan ruas Tol Sigli-Banda Aceh Rp 2,83 triliun, ruas Tol Kisaran-Indrapura Rp 1,12 triliun, ruas Tol Pekanbaru-Dumai 1,13 triliun, ruas Tol Indralaya-Muara Enim Rp 2,31 triliun, dan Tol Penanjung-Bengkulu Rp 97 miliar.

Simak juga Video: Arus Lalin Tol Trans Sumatera Lancar, GT Helvetia Tak Ada Penumpukan

[Gambas:Video 20detik]



(hal/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT