ADVERTISEMENT

Kronologi Padamnya Listrik di MRT hingga Normal Lagi

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2022 21:49 WIB
Sejumlah penumpang beraktivitas di Halte CSW, Jakarta, Kamis (11/8/2022). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menetapkan besaran maksimal tarif integrasi transportasi MRT-LRT-TransJakarta sebesar Rp 10 ribu. Kebijakan tarif integrasi tiga mode transportasi itu diberlakukan mulai hari ini.
Ilustrasi MRT/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Mass Rapid Transit (MRT) mengalami gangguan operasional pada 21 September 2022. Aliran listrik di gerbong MRT padam dan sempat menghambat perjalanan.

Usai kejadian PT MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf lewat akun media sosialnya. PT MRT pun menjelaskan gangguan operasional yang terjadi kemarin malam.

"Pada pukul 20.41 WIB, Ratangga 9 ID.1807 (nama MRT) mengalami gangguan (berhenti) saat berada di jalur bawah tanah antara Stasiun Bendungan Hilir dan Stasiun Istora Mandiri. Ratangga 9 ID.1807 dalam perjalanan menuju Stasiun Istora Mandiri," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/9/2022).

Rendi menambahkan, gangguan juga berdampak pada jadwal perjalanan ratangga ID.2007, yang berada di belakang ratangga ID.1807. Tim MRT Jakarta telah melakukan upaya penanganan secara cepat atas gangguan yang terjadi.

Penanganan gangguan terhadap Ratangga 9 ID.1807 berhasil ditangani selama 8 menit. Pada pukul 20.49 WIB, ratangga 9 ID.1807 kembali beroperasi normal dan layanan MRT Jakarta seluruhnya kembali normal.

Tim terkait di PT MRT Jakarta (Perseroda) sedang menyelidiki penyebab gangguan tersebut sehingga dapat melakukan tindakan dan mitigasi agar mencegah kejadian serupa terjadi kembali.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna layanan MRT Jakarta atas ketidaknyamanan yang diakibatkan dari adanya gangguan yang terjadi kemarin," tambahnya.

Rendi mengatakan, PT MRT Jakarta (Perseroda) senantiasa berkomitmen untuk menempatkan aspek keamanan dan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama kami.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT