Kritikan Pedas Ridwan Kamil: LRT Palembang Tak Ada Penumpang, IKN Bakal Sepi Jika...

ADVERTISEMENT

Kritikan Pedas Ridwan Kamil: LRT Palembang Tak Ada Penumpang, IKN Bakal Sepi Jika...

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sabtu, 22 Okt 2022 07:30 WIB
Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat menginisiasi sebuah platform tryout online berbasis website yang dinamai CASN Juara.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan kritik pedas untuk beberapa proyek yang dijalankan pemerintah. Dia memberikan kritik pedas soal pembangunan LRT Palembang dan ibu kota negara (IKN) baru.

Menurutnya IKN bisa menjadi sebuah kota sepi dan mengulang beberapa pengembangan kota baru di negara lain. Sementara itu, LRT Palembang menurutnya menjadi proyek transportasi yang gagal perencanaannya dan kini malah sepi.

Seperti apa kritik lengkap Ridwan Kamil? Berikut ini rangkumannya:

1. LRT Palembang Sepi

Ridwan Kamil melontarkan kritikan keras terhadap LRT Palembang. Dia menyoroti kegagalan pengambilan keputusan yang menyebabkan transportasi massal itu kini sepi.

Menurutnya, kegagalan pengambilan keputusan LRT Palembang terjadi karena dasar perencanaannya dilakukan secara politis. Ridwan Kamil mengatakan keputusan membuat LRT Palembang didasarkan atas hajatan besar Asian Games 2018.

Padahal, jika saja melihat dari sisi perencanaan penumpangnya menurut Ridwan Kamil, LRT Palembang tidak layak untuk dikembangkan. Dia pun menyinggung dana besar hingga Rp 9 triliun yang dikeluarkan sementara proyeknya malah gagal.

"Ada juga konsep saya kasih tahu kegagalan decision Rp 9 triliun membuat namanya LRT Palembang. Decision based-nya, political decision not planning decision. Ini karena ada mau ada Asian Games, harus ada koneksi dari Palembang ke Jakabaring," ungkap Ridwan Kamil dalam acara diskusi Synergy Ngopi dengan Jababeka di President University, Cikarang, Jawa Barat, Jumat (21/10/2022).

"Saya udah bilang itu kita belum butuh, cuma waktu itu kekuatan political kalah. Semua kalah sama event namanya Asian Games," ujarnya.

Dia pun mengatakan setelah dibangun dengan biaya besar, kini LRT Palembang justru sepi, bahkan dia mengatakan tidak ada penumpangnya. "Apa yang terjadi sekarang? Nggak ada penumpangnya, itu Rp 9 triliun. Nggak ada penumpangnya," sebut Ridwan Kamil.

Hal ini diungkapkan Ridwan Kamil merespons permintaan pengembang properti di daerah Cikarang yang ingin moda transportasi MRT segera dibangun di kawasan itu untuk disambungkan ke Jakarta.

Soal permintaan itu, Ridwan Kamil enggan terburu-buru memprakarsai MRT di Cikarang. Dia meminta para pengembang memastikan terlebih dahulu apakah potensi penumpang di sekitar wilayah timur Jakarta itu besar atau tidak.

Ridwan Kamil bicara IKN terancam sepi di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT