PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi membeli hak atas penamaan (naming rights) salah satu fasilitas milik PT MRT Jakarta (Persoda). Hak nama yang dibeli adalah Blok M Hub Gojek.
Untuk diketahui, Blok M Hub merupakan salah satu fasilitas Transit Oriented Development (TOD) yang berada di lorong basement di bawah terminal Blok M atau yang dikenal sebagai Mal Blok M.
Bangunan ini merupakan hasil revitalisasi kawasan terminal dan mal Blok M di Jakarta Selatan yang tujuannya untuk menjadi pusat aktivitas perkotaan yang terintegrasi. Di dalamnya terdapat pusat perbelanjaan, pusat kuliner, dan area event lainnya yang terhubung dengan terminal bus dan Stasiun MRT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, mengatakan saat ini Blok M merupakan salah satu kawasan yang sangat identik dengan pusat jajan dan kuliner, seni kreatif dan tempat kumpul anak muda. Membuat kawasan ini sangat hidup dan ramai yang bahkan sudah menjadi salah satu destinasi viral dan terpopuler di Jakarta.
"Hari ini, GOTO bersama MRT Jakarta menghadirkan Blok M Hub Gojek sebagai dukungan terhadap visi Jakarta menjadi kota global dan berbudaya," katanya dalam acara peresmian naming rights Blok M Hub Gojek, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026).
"Blok M Hub Gojek adalah kawasan berorientasi transit atau TOD, Transit Oriented Development yang mengintegrasikan aktivitas masyarakat dengan transportasi umum. Ini adalah hasil kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah Provinsi DKI Jakarta, MRT Jakarta dan GOTO," sambungnya.
Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, mengatakan Blok M merupakan salah satu kawasan yang sangat identik dengan pusat jajan dan kuliner, seni kreatif dan tempat kumpul anak muda: Ignacio Geordy Oswaldo |
Melalui kerja sama ini, Hans mengatakan Blok M Hub Gojek dapat memberi tiga kemudahan bagi pengunjung maupun UMKM setempat. Pertama, integrasi transportasi publik yang lebih nyaman dan efisien dengan adanya MRT Jakarta yang bisa langsung terhubung dengan GoRide dan GoCar.
"Kedua, transaksi lebih mudah dan aman pakai GoPay untuk membayar apa saja secara digital termasuk membeli tiket MRT, dan ketiga yang tidak kalah pentingnya kami mendukung UMKM setempat untuk bisa mendapat lebih banyak pelanggan dan order melalui GoFood maupun mengelola keuangan secara digital," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengatakan kawasan Blok M Hub Gojek ini bukan hanya sekedar titik transit transportasi massal seperti MRT Jakarta, Transjakarta, maupun Mikrotrans. Namun kawasan ini merupakan salah satu pusat ekonomi dan aktivitas masyarakat Jakarta.
"Rata-rata di Blok M kurang lebih sekitar pengunjung di sini 80 ribuan, UMKM kita sekitar 300an, dan sangat kreatif. Dari sisi pertumbuhan ekonomi, mungkin kita lebih dari sekitar Rp 5 miliar mungkin per hari," ucapnya.
Lebih lanjut, berdasarkan data MRT Jakarta, ridership atau jumlah penumpang yang naik turun di Stasiun MRT Blok M BCA per Desember 2025 sudah mencapai 553 ribu pelanggan; dan di Januari 2026 tembus 514 ribu pelanggan.
Sementara itu, pengunjung kawasan Blok M Hub per Desember 2025 sampai Januari 2026 tercatat 1,5 juta pengunjung. Adapun lama konsesi hak penamaan Blok M Hub Gojek ini akan berlaku sekitar 1 tahun.
"Peresmian kawasan Blok M Naming Rights Ini pada hari ini menegaskan kembali bahwa Kawasan Transit dapat berkembang menjadi platform kolaborasi antara transportasi publik dan ekosistem ekonomi digital yang kita akan lakukan terus," tegas Tauhid.
(igo/fdl)











































