PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) terus mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah.
Pembangunan dilakukan melalui sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum lewat skema Kerja Sama Operasi (KSO) ADHI-FYP.
Kawasan pendidikan terpadu ini berdiri di atas lahan seluas 8,09 hektare dengan total luas bangunan sekitar Β±27.100 meter persegi. Nantinya, fasilitas yang dibangun mencakup gedung SMP dan SMA, gedung serbaguna, asrama, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, progres pembangunan disebut berjalan positif dan terus dikebut agar selesai sesuai target pada Juni 2026, sehingga bisa digunakan pada tahun ajaran baru Juli mendatang. ADHI memastikan seluruh pekerjaan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.
Guna mempercepat penyelesaian proyek, ADHI menerapkan sejumlah strategi konstruksi. Di antaranya penggunaan struktur panggung pada pekerjaan bawah untuk menyesuaikan kondisi lahan, perubahan struktur lantai dua dari beton menjadi baja agar lebih cepat, serta percepatan pembangunan utilitas dasar.
Perusahaan juga menambah alat berat dan peralatan pendukung, termasuk pekerjaan mechanical, electrical & plumbing (MEP), serta menerapkan sistem kerja tiga shift di lokasi proyek.
Dengan langkah tersebut, ADHI optimistis proyek Sekolah Rakyat di Gunung Mas dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat.
"ADHI berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini sesuai target dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan dan keselamatan kerja. Kami optimistis fasilitas pendidikan ini dapat segera digunakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Coorporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2026).
Melalui proyek ini, ADHI menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur sosial, khususnya di sektor pendidikan untuk pemerataan layanan di Indonesia.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan kode saham ADHI merupakan BUMN konstruksi yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak Maret 2004, dengan 36% saham dimiliki publik.
Selain konstruksi dan engineering, ADHI juga memiliki bisnis property & hospitality, manufaktur, serta investasi & konsesi. Perusahaan mengusung tagline 'Beyond Construction' untuk memperluas layanan di luar sektor konstruksi.
ADHI juga terlibat dalam berbagai Proyek Strategis Nasional seperti Tol Cisumdawu, Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo, Tol Probolinggo-Banyuwangi, hingga Tol Sigli-Banda Aceh dan Bakauheni-Terbanggi Besar serta jalan Lintas Timur Sumatera.
Di proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), ADHI mengerjakan hunian pekerja konstruksi, jalan tol, jembatan, hingga infrastruktur air. Perusahaan juga dikenal dalam proyek transportasi seperti LRT Jabodebek, MRT Jakarta Fase 2A, serta proyek kereta di Manila, Filipina.
Selain itu, ADHI turut mengembangkan proyek lingkungan seperti RDF Bantargebang sebagai bagian dari pengolahan sampah terbesar di Indonesia dan mengembangkan pengelolalaan lingkungan, FPLT Kawasan Industri di Medan.
(akd/ega)










































