×
Ad

Brantas Abipraya Optimistis Tuntaskan Proyek Irigasi Rawa Merauke Paket 2

Hana Nushratu - detikFinance
Rabu, 03 Jun 2026 15:07 WIB
Foto: Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) terus mempercepat penyelesaian Proyek Pembangunan Jaringan Irigasi Rawa pada Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam, Kabupaten Merauke Paket 2.

Proyek strategis nasional (PSN) ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Lewat pembangunan jaringan irigasi KSPP Wanam ini merupakan upaya Brantas Abipraya dalam memperkuat infrastruktur pertanian di Papua Selatan.

Ini merupakan kontribusi BUMN konstruksi ini dalam mewujudkan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan. Dengan memanfaatkan potensi lahan yang luas dan subur, kami mendukung serta menjamin ketersediaan air bagi ribuan hektare lahan pertanian produktif.

Berupaya membangun infrastruktur unggul untuk bangsa, dalam pembangunan Brantas Abipraya meliputi galian saluran primer, sekunder, dan tersier serta penyelesaian badan tanggul.

Sejumlah capaian pekerjaan utama telah mendekati target, di antaranya realisasi galian primer mencapai 4,832 juta meter kubik (m3) dari total volume 4,968 juta m3, serta penyelesaian pekerjaan galian sekunder dan tersier yang telah mencapai target volume kontrak.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana menyampaikan perusahaan tetap optimistis menyelesaikan proyek dengan melakukan berbagai langkah percepatan di lapangan, termasuk penambahan sumber daya alat berat dan optimalisasi metode pelaksanaan pekerjaan sesuai kondisi lahan.

"Proyek ini memiliki tantangan yang cukup kompleks mengingat sebagian besar area pekerjaan berada pada lahan rawa. Namun dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan serta penambahan sumber daya yang kami lakukan, Brantas Abipraya berkomitmen menjaga produktivitas pekerjaan dan mendorong percepatan penyelesaian proyek," ujar Dian, dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Untuk mendukung percepatan pekerjaan, saat ini proyek didukung oleh 104 unit ekskavator dan 8 unit buldoser yang tersebar di sejumlah titik pekerjaan.

Mobilisasi alat tambahan juga terus dilakukan guna meningkatkan kapasitas produksi, khususnya pada area-area dengan kondisi lahan rawa basah yang memerlukan metode kerja khusus.

Ditambahkan Dian, melalui pembangunan jaringan irigasi yang andal dan berkelanjutan ini, Brantas Abipraya ingin memastikan masyarakat khususnya petani di KSPP Wanam mendapatkan pasokan air yang cukup sepanjang tahun.

Pembangunan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat peran Papua Selatan sebagai salah satu pusat ketahanan pangan nasional.

Selain aspek teknis, Brantas Abipraya turut memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan sosial melalui penerapan prinsip green construction.

Sebagai informasi, pengembangan KSPP Wanam ini dibangun sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi dan air nasional, bertujuan menjadikan Merauke sebagai salah satu lumbung pangan baru di Indonesia Timur.

Dengan memanfaatkan potensi lahan rawa seluas kurang lebih 1 juta hektare, lewat program ini Brantas Abipraya dapat mengembangkannya menjadi lahan produktif, termasuk cetak sawah baru untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain fokus pada penyelesaian konstruksi, proyek juga menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten melalui implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) guna memastikan seluruh aktivitas proyek berjalan aman dan sesuai standar.

Brantas Abipraya terus berupaya menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan.

"Tidak hanya membangun infrastruktur fisik, Brantas Abipraya juga menumbuhkan semangat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan membangun jaringan irigasi KSPP Wanam ini, kami mempertegas peran sebagai BUMN konstruksi yang berorientasi pada pembangunan nasional berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara mandiri pangan," pungkasnya.

Simak juga Video 'Jaksa Tahan 2 Tersangka korupsi Proyek Irigasi di Manggarai Barat':




(akd/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork