Follow detikFinance
Rabu, 24 Okt 2018 08:40 WIB

OSO Securities: IHSG Cenderung Melemah Kisaran 5.746-5.827

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Dewi Rachmat Kusuma Foto: Dewi Rachmat Kusuma
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (23/10), IHSG ditutup melemah sebesar 0,73% ke level 5.797.89. Sembilan dari sepuluh sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Infrastruktur dan Pertambangan memimpin pelemahan masing-masing sebesar 2,01% dan 1,40%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: TLKM, BBCA, BBRI, GGRM, INKP

Pelemahan pada indeks terjadi di tengah keputusan rapat dewan gubernur Bank Indonesia (BI) yang kembali memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%, keputusan tersebut sejalan dengan ekspektasi para pelaku pasar.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) sebesar Rp 77 miliar Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,03% ke level 15,192


Sementara itu indeks utama bursa Wall St ditutup dalam zona merah seiring penurunan sektor pertambangan dikarenakan harga minyak koreksi hingga di atas 4%. Adapun hal ini dikarenakan pasokan minyak AS naik per 19 Oktober sebanyak 9.8 juta barel.

Selain itu, pernyataan Arab Saudi yang berencana menambah pasokan juga turut menjadi sentimen negatif. Indeks Dow Jones turun 0.50% ke level 25,191.43, S&P turun 0.55% ke level 2,740.69, Nasdaq tertekan 7,437.54.

IHSG ditutup melemah sebesar 0.73% ke level 5,797. IHSG ditutup candle bearish dengan indikator Stochastic dead cross, MACD histogram bergerak turun dengan volume meningkat tipis. Kami perkirakan IHSG kembali melemah dengan pergerakan di kisaran 5.746-5.827.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed