Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 11 Jan 2019 08:50 WIB

IHSG Diperkirakan Melemah Jelang Akhir Pekan

Artha Sekuritas - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup menguat di level 6.328,71 (+0,14%) pada perdagangan kemarin. Penguatan didorong oleh sektor konsumer (+1,96%) dan sektor industri dasar (+1,79%). Penguatan IHSG didorong oleh kuatnya nilai tukar rupiah dan January Effect.

Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Dow Jones ditutup 24.001,92 (+0,51%), NASDAQ ditutup 6.986,07 (+0,42%), S&P 500 ditutup 2,596.64 (+0,45%). Pasar saham AS ditutup menguat secara keseluruhan, tetapi penguatan sudah mulai terlihat terbatas setelah beberapa perusahaan mengurangi outlook kinerja pada tahun 2019.


Fokus investor sudah mulai bergeser pada laporan keuangan dari bursa masing-masing dan juga perkembangan dari pemerintah AS yang saat ini pemerintahan sedang ditutup parsial.

AS tidak akan mendatangi World Economic Forum di Switzerland dengan alasan pemerintahan sedang ditutup kecuali Partai Demokrat AS menandatangani kesepakatan pembangunan tembok Meksiko. Di sisi lain kesepakatan dagang AS-China sudah menghasilkan fondasi untuk pembicaraan lebih lanjut dimana China melakukan negosiasi paling ekstensif pada hari kamis lalu.

IHSG diprediksi melemah dengan resistance 6.348-6.368 dan support di level 6.248-6.288. Secara teknikal IHSG bergerak di area resistance upper Bollinger band dan indikator stochastic membentuk deadcross di area overbought mengindikasikan akan ada pelemahan dalam jangka pendek. Namun pelemahan diperkirakan terbatas didorong oleh kuatnya nilai tukar rupiah dan January effect.



IHSG Diperkirakan Melemah Jelang Akhir Pekan
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed