Artha Sekuritas: IHSG Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 08:53 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup Melemah. IHSG ditutup di level 6,010.13 (-0.03%). pergerakan didorong oleh Property (-1.06%) dan Consumer (-1.03%). Pergerakan cenderung melemah diakibatkan oleh aksi profit taking. Setelah pada hari perdagangan sebelumnya menguat cukup signifikan didorong oleh optimisme distribusi vaksin covid-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 30,199.31 (+1.13%), NASDAQ ditutup 12,595.06 (+1.25%), S&P 500 ditutup 3,694.62 (+1.29%). Kenaikan ini terutama didorong oleh apple yang berencana meningkatkan produksi iPhone sebesar 30% pada paruh pertama 2021.

Beberapa investor memandang lonjakan infeksi dan kematian virus corona baru-baru ini, bersama dengan laporan suram ketenagakerjaan pada November, menjadi dorongan utama agar terjadi kesepakatan yang cepat akan stimulus Covid-19 sehingga bisa menyelamatkan sektor-sektor sensitif secara ekonomi. The Fed juga diperkirakan akan memberi sinyal suku bunga Upcoming Economic Event rendah untuk masa mendatang dalam pertemuan 2 hari mulai Selasa. Peluncuran vaksin virus corona belum lama ini diharapkan dapat meningkatkan prospek bank sentral tahun 2021.


IHSG diprediksi Menguat

Resistance 2 : 6,057

Resistance 1 : 6,033

Support 1 : 5,975

Support 2 : 5,941

IHSG diprediksi Menguat. Pergerakan diperkirakan akan menguat masih dalam bullish channel. Namun pergerakan diperkirakan akan terbatas, investor akan cenderung wait and see menjelang kepastian dari penetapan suku bunga The Fed dan Bank Indonesia yang akan memberikan gambaran mengenai pemulihan ekonomi di awal 2021.

(zlf/zlf)