Cadangan Devisa Turun US$ 2 Miliar, Hatta Tak Mau Panik

Cadangan Devisa Turun US$ 2 Miliar, Hatta Tak Mau Panik

- detikFinance
Rabu, 21 Sep 2011 17:43 WIB
Cadangan Devisa Turun US$ 2 Miliar, Hatta Tak Mau Panik
Jakarta - Guncangan perekonomian global akibat krisis utang di Eropa membuat cadangan devisa Indonesia turun US$ 2 miliar dalam 2-3 hari untuk mengintervensi pelemahan rupiah. Namun pemerintah tak mau panik.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kondisi penurunan cadangan devisa tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan karena fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.

"Cadangan devisa kita masih US$ 120 miliar lebih, masih cukup kuat. Pesan saya jangan panik, kita punya fundamental yang bagus. Ini reaksi global," kata Hatta saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Hatta, tekanan yang terjadi pada nilai tukar rupiah hanya sementara saja karena krisis utang parah di Eropa dan nilai dolar AS yang menguat.

"Ini karena di Eropa beberapa perbankan mengalami kekeringan likuiditas terutama dolar. Jadi capital itu akan flight to quality, kita memberikan yield (imbal hasil) yang cukup baik," tukasnya.

Pelemahan rupiah terhadap dolar yang sempat terjadi pada pekan lalu hingga pekan ini. Ini membuat Bank Indonesia (BI) harus melakukan intervensi untuk menjaga kestabilan nilai rupiah. Akibatnya, cadangan devisa Indonesia anjlok sekitar US$ 2 miliar ke posisi US$ 122 miliar per akhir pekan lalu.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads