Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kondisi penurunan cadangan devisa tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan karena fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.
"Cadangan devisa kita masih US$ 120 miliar lebih, masih cukup kuat. Pesan saya jangan panik, kita punya fundamental yang bagus. Ini reaksi global," kata Hatta saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini karena di Eropa beberapa perbankan mengalami kekeringan likuiditas terutama dolar. Jadi capital itu akan flight to quality, kita memberikan yield (imbal hasil) yang cukup baik," tukasnya.
Pelemahan rupiah terhadap dolar yang sempat terjadi pada pekan lalu hingga pekan ini. Ini membuat Bank Indonesia (BI) harus melakukan intervensi untuk menjaga kestabilan nilai rupiah. Akibatnya, cadangan devisa Indonesia anjlok sekitar US$ 2 miliar ke posisi US$ 122 miliar per akhir pekan lalu.
(nrs/dnl)











































