Demikian diungkapkan oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaadmadja di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (16/1/2012).
"Kredit growth mencapai 31% atau Rp 200 triliun yang dikontribusi kredit korporasi. Selain itu KPR dan KKB yang masing-masing tumbuh 50% dan 27%," kata Jahja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedepan target kredit BCA di 2012 bisa tumbuh mencapai 20%," ungkapnya.
Lebih jauh Jahja mengatakan selama 2012 nanti BCA belum memerlukan tambahan modal karena Rasio Kecukupan Modal (CAR) masih di posisi 14%.
"Di 2012 akan dipertahankan di 13% jadi belum ada subdebt ataupun obligasi lain untuk tambahan modal," tuturnya.
Seperti diketahui, BCA menangguk sukses setelah meluncurkan program KPR berbunga murah hanya 7,5%. Dan karena membludaknya peminat KPR murah tersebut, BCA akhirnya menghentikan sementara program itu.
(dru/qom)











































