Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 15 Agu 2016 14:40 WIB

7 Days Repo Rate Bikin Bank Lebih Cepat Sesuaikan Suku Bunga

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Dana Aditiasari Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Mulai 19 agustus 2016, Bank Indonesia (BI) bakal mengubah kebijakan moneter berkaitan dengan suku bunga acuan. Instrumen suku bunga acuan tidak lagi menggunakan BI Rate tetapi menggunakan instrumen seven days reverse repo rate.

Menurut Direktur Treasury and Market Bank Mandiri, Pahala N. Mansury, kebijakan ini akan membuat bank lebih cepat menyesuaiakan suku bunga berdasarkan suku bunga acuan yang ditetapkan BI.

"Kami belum bisa memastikan karena kebijakan ini tergolong baru. Tapi dengan kebijakan ini bisa di bawah 3 bulan adjustment (penyesuaiannya)," ujar dia dalam diskusi di Hotel Millenium, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Dengan BI Rate yang tenornya 1 tahun, saat ini penetapan suku bunga acuan oleh BI tidak cepat direspon oleh perbankan. Buktinya, meskipun BI Rate telah turun sebesar 100 basis point sejak awal tahu 2016 dari 7,5% menjadi hanya 6,5% saat ini, namun suku bunga pinjaman di Perbankan nasional belum juga mengalami penurunan signifikan.

Pahalan menjelaskan, hal ini disebabkan karena suku bunga acuan yang dihitung dengan tenor 1 tahun tidak mencerminkan kondisi pasar uang antar bank yang sebenarnya terjadi.

Sedangkan kebijakan 7 days reverse repo rate dianggap lebih sesuai dengan kondisi yang sebenarnya terjadi. Karena rata-rata perbankan melakukan transaksi antar bank dengan tenor 1 hari sampai 2 minggu.

"Sehingga transmisi kebijakan (jangka waktu penerapan kebijakan) dari BI ke perbankan lebih cepat," pungkas dia.

Sekedar informasi, kondisi likuiditas alias cadangan kas masing-masing perbankan berbeda. Bagi bank yang kelebihan likuiditas akan mencari instrumen lain untuk menyimpan dananya. Bisa ditempatkan di Bank Indonesia atau ditempatkan ke bank lain yang likuiditasnya kurang.

Tarnsaksi penempatan dana antar bank ini umum ya dilakukan dalam jangka waktu atau tenor 1 hari hingga 2 minggu. Sehingga, suku bunga yang digunakan umumnya menggunakan perhitungan 1 hari sampai 2 minggu.

Yang artinya, bila suku bunga acuan BI ditetapkan berdasarkan rata-rata bunga perbankan dalam rentang tersebut, bank akan lebih mudah melakukan penyesuaian. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com