Dolar AS Rp 13.200-13.400, Gubernur BI: Sesuai Fundamental

Dolar AS Rp 13.200-13.400, Gubernur BI: Sesuai Fundamental

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 27 Apr 2017 20:20 WIB
Dolar AS Rp 13.200-13.400, Gubernur BI: Sesuai Fundamental
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Nilai tukar rupiah bergerak stabil terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam tiga bulan terakhir. Dolar AS pada rentang Rp 13.200-13.400 dinilai sesuai dengan fundamental perekonomian Indonesia.

"Kalau sekarang ini mencerminkan fundamentalnya dan itu ada di kisaran Rp 13.200-13.400," ungkap Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan, Kamis (27/4/2017).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fundamental dimungkinkan untuk terus lebih baik, bila pertumbuhan ekonomi kuartal I-2017 bisa sesuai proyeksi. Kemudian inflasi dan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) bisa terjaga pada asumsinya. Sehingga ada peluang nilai tukar rupiah menjadi lebih kuat.

"Kita lihat ke depan, kalau inflasi tetap terjaga, CAD terjaga, neraca perdagangan terjaga, pertumbuhan ekonomi baik, tentu ini akan membuat fundamental kita lebih baik lagi," paparnya.

Hingga April, BI mencatat dana asing yang masuk atau capital inflow mencapai US$ 5,3 miliar. Agus meyakini Indonesia masih menjadi tempat investor untuk meletakkan modalnya.

"Sudah US $ 5,3 miliar yang masuk ke Indonesia. Ini merupakan bukti bahwa ekonomi Indonesia dalam kondisi yang cukup baik," terang Agus.



Dari sisi volatilitas, Agus mengungkapkan posisi rupiah memang bergerak tidak begitu liar. Pergerakannya hanya berkisar 2-3%. Sangat berbeda dibandingkan dengan dua tahun lalu dengan tingkat volatilitas mencapai 18%.

"Jadi kita membiarkan ini sesuai dengan mekanisme pasar. Dan kita tahu bahwa kalau ada income, ada juga outgoing. Misalnya time deposit valas yang jatuh tempo yang harus dibayar. Utang luar negeri yang mesti dibayar itu adalah supply and demand," paparnya. (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads