Follow detikFinance
Jumat, 15 Jun 2018 19:05 WIB

The Fed Mau Naikkan Bunga, Ini Antisipasi Bank Indonesia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo/Foto: Lamhot Aritonang Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengantisipasi suku bunga acuan bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) yang akan naik empat kali tahun ini. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, BI terus mencermati perkembangan terakhir kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga.

"Tahun ini empat kali naik lebih besar, sebelumnya itu probabilitas kami tiga kali. Itu satu perkembangan baru," kata Perry di sela-sela open house Lebaran di rumah dinasnya, Jakarta, Jumat (15/6/2018).


Dia menyebut, dengan kenaikan tersebut BI siap melakukan langkah-langkah kebijakan pre-emptive untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia dan stabilitas nilai tukar rupiah.

Menurut Perry kebijakan-kebijakan yang diambil juga mempertimbangkan arah perubahan kebijakan dari bank sentral negara lain.

BI akan mengambil langkah pada rapat dewan gubernur (RDG) 27-28 Juni 2018. Langkah pre emptive itu, ia mengatakan, dapat berupa kebijakan suku bunga maupun relaksasi kebijakan makroprudensial.


"Konkretnya nanti kami akan sampaikan dalam hasil RDG nanti," kata dia.

Ditemui di lokasi yang sama, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara juga mengatakan, bahwa kenaikan suku bunga The Fed sudah sesuai ekspektasi pasar selama ini, yakni empat kali.

"Kini sudah mengonfirmasi kenaikan suku bunga The Fed jadi empat kali tahun ini. September dan Desember akan naik lagi," kata Mirza. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed