Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto mengaku akan menghadap Panglima TNI pada Rabu (5/9) besok. Kedatangan untuk memaparkan kesiapan dan kondisi terkini di Bali.
"Untuk persiapan IMF kita jalan terus di tengah kesibukan kami untuk mengatasi dan membantu korban bencana di NTB, Kodam Udayana terus mempersiapkan diri. Yang menjadi atensi saat ini adalah tentang kemungkinan bencana alam," kata Mayor Jenderal TNI Benny Susianto di Denpasar, Selasa (4/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benny memaparkan untuk antisipasi keamanan pihaknya mengaku telah siap dan sudah dilakukan. Atensi untuk ancaman teror maupun hal lain sudah dilakukan.
"Lusa, pada tanggal 6-7 September Markas Besar TNI akan menjalankan latihan pendahuluan dalam bentuk TFG (Tactical For Game) yang melibatkan semua unsur yang terlibat dalam IMF," terangnya.
Meski mengaku untuk pengamanan sudah siap, ia juga tetap berkoordinasi dengan semua pihak demi kelancaran pelaksanaan pertemuan internasional itu. Satu lagi yang menjadi perhatian adalah kemungkinan terjadinya bencana alam (gempa).
Kondisi ini ia sebut karena mengingat beberapa waktu ke belakang beberapa kali gempa bumi terjadi di wilayah nasional khususnya Bali dan Nusa Tenggara.
"Ya ini yang akan kita fokus tanggal 15 September kami akan juga latihan bersama dengan BNPB di Bali. Ini adalah salah satu bentuk bahwa kita betul-betul serius dalam menyiapkan diri dengan kemungkinan ancaman bencana alam," jelas Benny.
Terkait upaya pengamanan dan mitigasi bencana, Benny menjelaskan salah satunya adalah kegiatan kerja sama dengan BNPB. Harapannya supaya semua pihak yang terlibat dalam pengamanan pertemuan IMF-WB benar-benar terampil dalam melakukan SOP yang berlaku dalam penanggulangan bencana alam.
"Ya mohon doa restunya supaya Kodam Udayana bisa menjalankan tugasnya dengan baik," tutupnya. (ara/ara)











































