Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Jan 2019 18:33 WIB

Dolar AS Melempem, BI: Kepercayaan Pasar ke Rupiah Sangat Kuat

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat mengalami penguatan. Ini tercermin dari mulai meredanya tekanan dolar AS terhadap rupiah.

Berdasarkan data Reuters dolar AS ditutup di posisi Rp 14.083 dengan posisi terendah menyentuh Rp 13.990. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia mengatakan hari ini (7/1) dolar AS ditutup melemah di posisi Rp 14.085.

"Penutupan perdagangan ada penguatan Rp 180 atau 1,26%," kata Nanang saat dihubungi, Senin (7/1/2019).

Dia menyebutkan penguatan terjadi karena pasar keuangan global saat ini merespon proses negosiasi kesepakatan dagang AS-China dan stance kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve.


"Menguatnya Rupiah yang signifikan hari ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap rupiah yang sangat kuat," kata Nanang.

Dia mengungkapkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar, bank sentral akan terus memonitor secara cermat dinamika pasar keuangan global soal kesepakatan dagang AS-China.

BI akan tetap berada di pasar untuk mengawal dan merespon dengan seksama pergerakan rupiah, untuk memastikan kepercayaan masyarakat terhadap rupiah yang tinggi.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) dolar AS tercatat Rp 14.105.

(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com