Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 29 Mei 2019 16:25 WIB

Jelang Lebaran, Bagaimana Peredaran Uang Palsu di Masyarakat?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Robby Bernardi/detikcom Foto: Robby Bernardi/detikcom
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengklaim bahwa rasio peredaran uang palsu hingga akhir April masih rendah. Menurut Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi sangat susah untuk memalsukan uang.

Rosmaya menjelaskan rasio peredaran uang palsu terhadap uang asli. Menurutnya, dari satu juta lembar uang yang beredar, 4 di antaranya merupakan uang palsu.

"Susah sekali untuk memalsukan. Sampai April ini rasio uang palsu masih sangat rendah. Dari satu juta lembar, hanya ada 4 lembar, jadi rasio 4 dalam setiap satu juta lembar," kata Rosmaya di KM57, Rabu (29/5/2019).

Menurut Rosmaya edukasi yang digalakkan pemerintah selama ini dinilai berhasil. Menurutnya masyarakat sudah banyak melakukan laporan mengenai uang palsu sehingga bisa ditindak.


"Itu pun saya sangat bersyukur karena edukasinya berhasil, sehingga laporan tentang uang palsu banyak sekali datang dari masyarakat," kata Rosmaya.

Rosmaya pun menyatakan bahwa BI berkoordinasi dengan kepolisian dan perbankan dalam memantau peredaran uang. Dia mengimbau apabila masyarakat ada yang menemukan uang palsu langsung saja lapor polisi.

"BI juga juga berkoordinasi dengan kepolisian dan perbankan, jadi ketika ada masyarakat ketika ada yang memberi kemudian tahu itu palsu, langsung dilaporkan ke polisi," kata Rosmaya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed