Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 19 Jul 2019 17:00 WIB

Bunga Acuan BI Turun, Dampaknya Apa Saja?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Medan - Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sudah diturunkan 25 bps menjadi 5,75% dari sebelumnya 6%. Suku bunga deposit facility turun 25 bps menjadi 5,25% dan lending facility 6,5%.

Jika bunga acuan turun, apa saja dampaknya?

Deputi Gubernur BI Doddy Budi Waluyo menjelaskan dengan turunnya bunga acuan ini maka dapat berdampak ke ekspor impor Indonesia.

Hal ini karena biaya untuk pinjaman perusahaan ekspor impor ke bank menjadi lebih murah dari biasanya. "Dengan ini bisa diasumsikan permintaan kredit akan meningkat dan harus dijaga, lalu ekspektasi konsumen terhadap kredit juga masih baik," kata Doddy dalam pelatihan wartawan di hotel Adimulia, Medan, Jumat (19/7/2019).


Dengan hal ini diharapkan investasi ke dalam negeri juga bisa terus meningkat dan mendorong perekonomian.

"Kegiatan investasi bisa jalan, tapi kendalanya adalah saat produksi bergerak apakah ada permintaannya?" ujar Doddy.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menjelaskan, penurunan suku bunga acuan BI biasanya akan direspon dengan penurunan suku bunga deposito.


"Suku bunga diturunkan tentunya akan mempengaruhi suku bunga pasar uang antar bank, dan yang tentunya akan direspon penurunan suku bunga deposito, karena suku bunga tabungan dan giro biasanya langsung menyesuaikan per hari ini," jelasnya.

Menurutnya, paling tidak penyesuaian suku bunga deposito membutuhkan waktu sekitar sebulan. Dia juga mengatakan, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank untuk terlebih dahulu memberikan pemberitahuan sebelum menyesuaikan suku bunga deposito.

"Suku bunga deposito mungkin ada sebulan karena OJK menyebutkan bahkan perlu memberikan informasi terlebih dulu sebelum melakukan penyesuaian suku bunga deposito. Baru kita lihat sebulan, best practise sebulan penurunan suku bunga acuan, cenderung turun," ujarnya.

Selanjutnya, baru diikuti oleh penurunan suku bunga kredit. Namun, penurunan suku bunga kredit tergantung dengan likuiditas dan risiko kredit bank. Dua faktor tersebut juga menentukan besar kecilnya penurunan suku bunga kredit.

Simak Video "Suku Bunga AS Naik, BI: Ekonomi RI Stabil"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed