Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 06 Sep 2019 12:55 WIB

Cadangan Devisa RI Naik Tipis,  BI: Siklusnya Seperti Itu

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2019 sebesar US$ 126,4 miliar atau naik US$ 500 juta dibandingkan periode Juli US4 124,9 miliar.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan pada Agustus pasar keuangan memang tertekan akibat masalah di Amerika Serikat (AS).

Hal ini menyebabkan aliran modalnya agak terganggu.

"Ya biasalah siklusnya seperti itu, dinamis," kata Destry di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/9/2019).



Dia menyampaikan angka cadangan devisa Indonesia masih relatif aman. Karena masih setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

BI menyebut angka cadangan devisa ini mampu menahan ketahanan di sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Sebelumnya, keterangan resmi BI menyebutkan peningkatan cadangan devisa pada Agustus 2019 dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas dan penerimaan valas lainnya. Ke depan BI memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik.



Simak Video "Hati-hati! Uang Mahar Nikah Jangan Dilipat"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com