Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Nov 2019 23:05 WIB

Jokowi Minta Bunga KUR Turun Jadi 6%, Apa Kata Bank?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan para menteri untuk mendorong penurunan bunga kredit usaha mikro (KUR) yang saat ini sudah single digit. Jokowi ingin suku bunga KUR 7% diturunkan menjadi 6%.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menggelar rapat koordinasi (rakor) mengenai KUR di kantornya sore ini yang memanggil perwakilan Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA.

Airlangga mengatakan, selain subsidi suku bunga diturunkan, jumlah penyaluran subsidi anggaran bunga KUR juga akan diperbanyak dan diperluas.

"KUR mau kita turunkan. Prinsipnya jumlah diperbanyak, penyaluran diperluas, interestnya diturunkan," ujar Airlangga di kantornya usai menghadiri rapat terbatas di Istana Presiden, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Setelah itu, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Arif Arianto yang hadir dalam rakor tersebut mengatakan bahwa perwakilan bank-bank yang hadir yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA sepakat untuk menurunkan suku bunga KUR.


"Khusus untuk KUR tadi bank-bank yang hadir semua sepakat dengan volumenya ada, jadi tidak keberatan bunganya diturunkan," jelas Arif.

Ia menegaskan, jika anggaran subsidi suku bunga KUR diperbanyak maka bank pun tak masalah suku bunga diturunkan.

"Jadi gini sebetulnya, soal walaupun bunga turun tapi kalo volume naik kan secara keseluruhan lebih bagus, dan itu akan lebih bagus untuk kepentingan rakyat banyak. Khusus tadi yang dibicarakan KUR, bagi bank kalo bisa jual lebih murah sehingga mendapatkan volume lebih tinggi itu lebih bagus," imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Jaringan BNI Tambok P Setyawati menuturkan bahwa pihaknya siap jika pemerintah minta suku bunga KUR diturunkan.

"Siap, harus siap dong," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi sudah menginstruksikan kepada para menteri kabinet Indonesia Maju untuk menurunkan bunga KUR.

"Saya melihat misalnya kredit dari perbankan yang diberikan kepada usaha mikro, usaha kecil lewat subsidi. Subsidi apa? Subsidi bunga bagi UKM. Ini syarat bunganya udah berapa? 6 persen, 7 persen? 7 persen mau diturunin ke 6 persen," ungkap dia.



Simak Video "Hore! Bunga KUR Turun Menjadi 6% di 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com