Tinggal Tunggu PP, Holding BUMN Asuransi Dibentuk Bulan Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 07 Feb 2020 16:46 WIB
(Kika) Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Hery Gunardi, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Keuangan Panji Irawan dan Corporate Secretary Rohan Hafas sedang  menyampaikan Paparan Kinerja Triwulan IV-2018 di Jakarta, Senin (28/1/2019). Bank Mandiri membukukan mencatat laba bersih Rp25,0 triliun pada akhir 2018 atau tumbuh 21,2% yoy. Kenaikan itu didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 5,28% menjadi Rp57,3 triliun dan kenaikan fee based income sebesar 20,1% menjadi Rp28,4 triliun, sedangkan NPL gross menurun signifikan sebesar 71 bps menjadi 2,75%.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan holding BUMN asuransi rampung bulan ini. Menurut Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo saat ini prosesnya tinggal menunggu payung hukumnya di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Kartika menjelaskan payung hukum yang dimaksud berbentuk Peraturan Pemerintah (PP).

"Ya betul, (prosesnya) PP-nya saja tinggal (dari Kemenkumham)," kata Mantan Direktur Utama Bank Mandiri itu di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Pada kesempatan sebelumnya, pria yang akrab disapa Tiko menjelaskan bahwa holding BUMN asuransi akan mengawasi BUMN asuransi agar tidak lagi berinvestasi di saham gorengan seperti yang dilakukan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Pihaknya berharap nantinya holding asuransi mampu memperkuat transformasi, terutama dari sisi keuangan, manajemen risiko, hingga pengelolaan investasi oleh perusahaan asuransi pelat merah.

"Dan juga pengelolaan dari produk-produk dan aktuarianya, supaya ke depan tidak terulang lagi produk seperti JS saving plan, supaya tidak terulang lagi investasi-investasi ke saham-saham gorengan," kata dia ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (5/2/2020).



Simak Video "Bahana Jadi Induk Holding Asuransi Akhir Februari"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)