Dahlan Iskan Beberkan Alasan DPR Ngotot Cetak Uang Rp 600 T

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 13 Mei 2020 04:05 WIB
Hari pertama bekerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) mendatangi kantor Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk bersilaturahmi dan membicarakan program mengubah kondisi ibukota,  Jakarta (16/10). Mereka membeicarakan berbagai program seperti monorel, jalan layang, dan jalan tol khusus dari Bekasi ke Tanjung Priok. File/detikFoto.
Dahlan Iskan/Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta -

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengupas alasan DPR RI terutama fraksi Golkar terkait usulan cetak uang Rp 400-600 triliun kepada Bank Indonesia (BI).

Pembahasan terkait usulan cetak uang ini dilakukannya bersama tokoh lain yakni ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Prof. Dr. Didik J. Rachbini, anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, dan mantan Ketua KEN (Komite Ekonomi Nasional) Sutrisno Bachir dalam sebuah webinar yang digelar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Sabtu (9/5) lalu. Adapun pembahasan-pembahasan panas yang terdapat dalam webinar tersebut diungkapkan Dahlan dalam tulisannya di laman disway.id.

Menurut Dahlan, dalam diskusi panas tersebut Didik sudah berulang kali mengingatkan risiko 'menyeramkan' yang bisa timbul dari pencetakan uang ratusan triliun rupiah tersebut.

"Memang begitulah teori ekonomi yang paten. Pencetakan uang hanya akan menghasilkan inflasi. Masih ditambah melemahnya kepercayaan internasional," kata Dahlan seperti dikutip dari laman disway.id, Senin (12/5/2020).

Dahlan menuturkan, Didik bahkan kembali mengingatkan semua pihak terkait risiko inflasi tinggi yang sudah pernah 'ditelan' Indonesia pada tahun 1950.

"Itu pernah dilakukan oleh Menteri Keuangan Syafruddin Prawiranegara dari Partai Masyumi. Inflasi langsung naik 1000%," tulis Dahlan yang menguraikan pernyataan Didik.

Namun, Misbakhun terus menolak pendapat tersebut. "Tapi DPR menolak teori itu. Tokoh utamanya adalah Mukhamad Misbakhun. Dari Partai Golkar. Yang dulu aktivis PKS itu," tulis Dahlan.

Klik halaman berikutnya >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Dahlan Iskan Berharap Dokter Tidak Berhenti Sebagai Ilmuwan"
[Gambas:Video 20detik]