BRI Siap Bantu Bukopin Bereskan Masalah Likuiditas

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 17 Jun 2020 10:06 WIB
Bank Syariah Bukopin (BSB) akan meluncurkan pembiayaan baru sekitar Rp 500 miliar. Pembiayaan ini diluncurkan pada semester II/2013.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) akan mendapatkan technical assistance terkait likuiditas dan operasional bank dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Corporate Secretary BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan perseroan telah menerima surat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 11 Juni 2020 perihal Permintaan Technical Assistance terhadap Bank Bukopin.

BRI juga telah mengirimkan surat balasan ke OJK pada 12 Juni 2020 untuk meminta penegasan tentang kejelasan rincian tugas, wewenang dan tanggung jawab BRI sebagai tim technical assistance termasuk hal-hal yang harus dilakukan dan hal yang dilarang untuk dilakukan serta kejelasan tentang waktu penugasan.

Amam menjelaskan BRI juga telah menerima surat dari PT Bosowa Corporindo terkait Kuasa Khusus kepada Tim Technical Assistance di mana Tim Technical Assistance BRI mendapatkan kuasa khusus untuk menggunakan hak suara Bosowa dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Bukopin Tbk yang akan dilaksanakan pada 18 Juni 2020.

"Jelas bahwa kedua surat di atas hanya berkaitan dengan penunjukan BRI sebagai Tim Technical Assitance dan tidak satupun menyebutkan bahwa BRI diminta untuk menjadi Pemegang Saham Pengendali dari Bank Bukopin," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (17/6/2020).


Menurut dia hal ini menepis isu dan opini yang beredar bahwa BRI akan mengambil alih Bank Bukopin.

"Bank BRI juga akan terus berkoordinasi dengan OJK agar pelaksanaan Technical Assitance tersebut dilakukan dengan tata kelola yang benar dan berjalan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku," kata Amam.

isi tas


Simak Video "#BRIBersamaUMKM"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ang)