Pesan Ma'ruf Amin ke Asuransi Syariah: Hindari Gagal Bayar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 30 Jun 2020 15:41 WIB
Wapres Maruf Amin
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Industri asuransi syariah di Indonesia saat ini mencatatkan pangsa pasar sebesar 4,34%. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2020 untuk pangsa keuangan syariah, termasuk perbankan dan asuransi baru mencapai 8,98% dari total aset keuangan Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengapresiasi pertumbuhan asuransi syariah sebesar 8,44% pada akhir 2019. Total aset perusahaan asuransi syariah nasional tercatat Rp 45,45 triliun atau sekitar 6,18% dari total aset industri asuransi konvensional yang sebesar Rp 735 triliun.

Dia menjelaskan masih ada peluang besar untuk meningkatkan pertumbuhan asuransi syariah di Indonesia. Penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 260 juta jiwa dan mayoritas beragama Islam menjadi potensi besar yang harus terus digarap secara intensif oleh pelaku asuransi syariah.

Visi nasional dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia sebagaimana disebutkan Masterplan Ekonomi Syariah 2019-2024 adalah menjadikan Indonesia yang mandiri, makmur dan madani dengan menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka dunia.

Ma'ruf menyampaikan industri asuransi syariah harus lebih memperhatikan aspek tata kelola usaha yang baik atau good corporate governance (GCG). Dia berharap tidak ada kejadian gagal bayar.

"Penerapan aspek GCG yang baik diharapkan dapat menghindari masalah-masalah dalam industri asuransi seperti kasus gagal bayar pada beberapa perusahaan asuransi. Selain itu akan meningkatkan kepercayaan dan memberikan jaminan keamanan bagi para konsumen," kata dia dalam acara Rapat Luar Biasa AASI Tahun 2020, Selasa (30/6/2020).

Dia menjelaskan industri asuransi syariah harus lebih banyak meningkatkan inovasi produk untuk meningkatkan inklusi dan mendukung pertumbuhan asuransi syariah. Asuransi syariah harus menggali potensi berbagai sektor yang selama ini belum dilayani oleh asuransi syariah.

"Selanjutnya eksposur industri asuransi syariah perlu terus ditingkatkan untuk meningkatkan awareness terhadap produk-produk dan industri asuransi Syariah. Upaya ini juga dilakukan secara konsisten, saya harapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap asuransi syariah," tuturnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ma'ruf Apresiasi Ridwan Kamil Bikin Ro Corona Jabar di Bawah 1"
[Gambas:Video 20detik]