Pegadaian Lagi Tambah Layanan Agen, Berminat Gabung?

Nurcholis Maarif - detikFinance
Sabtu, 11 Jul 2020 19:57 WIB
Bulan Oktober menjadi bulan Inklusi Keuangan Nasional. PT Bank Syariah Bukopin (BSB) ambil bagian dalam acara Fin Expo 2019 dengan Beragam penawaran menarik.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Pegadaian (Persero) merilis layanan terbaru, yaitu agen komunitas dan agen prioritas dengan segmen pasar menengah ke bawah (mass market) hingga kelas atas (high net worth). Penambahan layanan agen ini untuk memperluas akses produk Pegadaian ke masyarakat.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan hingga Juni 2020, perseroan mencatat lonjakan jumlah agen sebesar 25.435 atau naik 34,68% dibandingkan periode yang sama Juni 2019 sebanyak 18.885 agen. Pertumbuhan jumlah agen pegadaian yang signifikan tersebut menjadi salah satu pondasi Pegadaian meraih kinerja yang berkelanjutan.

Kata Kuswiyoto, sejumlah strategi dilakukan Pegadaian untuk memacu jumlah agen yang menjadi perpanjangan tangan perseroan dalam memasarkan produk dan layanan. Keagenan ini merupakan program ekspansi bisnis selain mengoptimalkan 4.113 outlet yang telah dimiliki perseroan.

"Saat ini, Pegadaian telah memiliki pondasi yang kuat dalam menjaga sustainabilitas kinerja perusahan. Salah satunya dengan terus meningkatkan jumlah agen Pegadaian. Sekarang kami memiliki sebanyak 25.435 agen terdaftar di mana 10.385 di antaranya aktif yang tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2020).

Kuswiyoto menyatakan sebelumnya agen Pegadaian merupakan perorangan yang telah melakukan kerja sama dan menjadi perpanjangan tangan perseroan untuk memberikan layanan produk-produk perusahaan. Pegadaian mendukung para agen tersebut dengan penggunaan teknologi informasi, sesuai perjanjian yang telah disepakati.

"Mulai Juli 2020, Pegadaian merilis layanan terbaru yakni agen komunitas dan agen prioritas dengan segmen pasar menengah ke bawah (mass market) hingga kelas atas (high net worth) yang mengedepankan kemudahan dan kecepatan layanan karena menggunakan sistem referal," ujarnya.

Menurut Kuswiyoto, untuk agen komunitas nantinya akan melakukan kegiatan pemasaran pada anggota komunitas pada segmentasi golongan umum. Produk yang dilayani oleh agen komunitas adalah gadai (KCA), gadai sistem angsuran (Krasida), pembiayaan usaha mikro (Kreasi), pembiayaan kendaraan bermotor (Amanah), dan pembiayaan ibadah haji (Arrum haji).

"Agen komunitas ini nantinya harus melakukan kegiatan rutin dalam bentuk perkumpulan dengan anggota komunitas, serta komunikasi yang kuat pada komunitasnya," tutur Kuswiyoto.

Dijelaskan Kuswiyoto, agen prioritas akan melakukan kegiatan pemasaran pada anggota komunitas atau perorangan pada segmen golongan menengah ke atas. Produk yang dilayani oleh anggota prioritas adalah Gadai KCA dan Tabungan Emas di atas Rp 50 juta. Kegiatan yang harus dilakukan oleh agen tersebut yaitu dengan melakukan kegiatan rutin dan komunikasi yang kuat pada social network-nya.

"Adanya agen Pegadaian ini diharapkan mampu menjadi peluang bagi masyarakat memperoleh penghasilan tambahan di tengah kondisi pandemi COVID-19. Bagi masyarakat yang berminat menjadi agen Pegadaian dapat menghubungi outlet Pegadaian terdekat untuk melakukan registrasi," pungkas Kuswiyoto.

(prf/hns)