Edhy Prabowo Ogah Tenggelamkan Kapal Maling Ikan

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2020 08:20 WIB
Menteri KKP Edhy Prabowo memberikan penjelasan mengenai penangkapan kapal asing pencuri ikan di Laut Natuna Utara. Efhy mengenakan seragam loreng berbaret bintang 4.
Foto: Adi Saputro

Meski belum ada yang ditenggelamkan, dia mengaku tidak akan segan-segan meminta jajarannya untuk melakukan penenggelaman kepada kapal maling ikan yang melakukan perlawanan.

"Jadi perlu saya ulangi, kami sangat tegas dalam hal ini bahkan jika pelaku illegal fishingmelawan di tengah laut saya sudah perintahkan jajaran untuk tidak segan-segan menenggelamkan sesuai dengan ketentuan dan SOP yang sudah kita miliki," tegasnya.

Dijelaskan Edhy, pihaknya telah berhasil menangkap 66 kapal maling ikan sejak Oktober 2019. Sebanyak 66 kapal tersebut di antaranya 49 kapal berbendera asing dan 17 kapal berbendera Indonesia.

"Sejak Oktober sampai saat ini KKP telah berhasil menangkap sebanyak 66 unit kapal yang terdiri 49 kapal ikan asing dan 17 kapal berbendera Indonesia," katanya.

Lebih rinci dijelaskan, kapal yang berbendera asing tersebut berasal dari Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Saat ini proses penanganan kapal yang berhasil ditangkap sifatnya telah mendapat keputusan hukum atau inkracht di pengadilan, hingga sedang dalam proses banding.

"22 kapal berbendera Vietnam, 14 kapal berbendera Filipina, 12 kapal berbendera Malaysia. Juga ingin menyampaikan perkembangan penanganan kapal-kapal ikan asing ilegal sejauh ini. Sampai dengan saat ini 16 kapal telah mendapatkan putusan hukum atau inkracht, 4 kapal dalam proses banding, dan 1 kapal tenggelam karena melakukan perlawanan," ucapnya.

"Adapun terhadap 17 kapal Indonesia, 2 kapal diproses hukum karena terkait dengan destructive fishing (penangkapan ikan yang merusak). Sedangkan 15 kapal diberikan sanksi administrasi ini sebagai bentuk pembinaan kepada nelayan Indonesia," tambahnya.

Halaman


Simak Video "Menteri KKP Edhy Prabowo Sempat Masuk ICU Gegara Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]

(fdl/fdl)