Bunga Bank Kok Nggak Turun-turun?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 06 Agu 2020 06:36 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Suku bunga perbankan disebut tidak mengalami penurunan. Meskipun bunga acuan Bank Indonesia (BI) sudah berada di level terendah yakni 4%.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan suku bunga acuan ini merupakan level terendah sejak 2016. Namun saat ini suku bunga bank, tidak mengalami perubahan bahkan bunga kredit masih berada di kisaran double digit.

Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebut stimulus yang diberikan pemerintah diharapkan bisa mendorong suku bunga perbankan ke level yang rendah. Stimulus yang diberikan oleh pemerintah seperti penjaminan UMKM, subsidi suku bunga, hingga penjaminan korporasi.

"Dengan ini akan memberikan ruang untuk penurunan cost of fund oleh perbankan dan bisa ditransmisikan ke bunga kredit," kata Wimboh dalam konferensi pers virtual KSSK, Rabu (5/8/2020).

Dia menjelaskan saat ini secara rata-rata suku bunga single digit memang sulit. Namun trennya sudah berada di kisaran 9,99%. "Di Desember 2018 itu sekitar 10,83%, Juni 2019 10,75% dan terakhir 9,99%. Kalau kita lihat dengan suku bunga acuan yang turun lagi ini memberikan keyakinan bahwa cost of fund akan lebih murah," jelasnya.

Menurut dia, OJK terus melakukan monitoring terhadap perkembangan suku bunga perbankan. Lambatnya penurunan bunga bank ini terjadi karena perubahan bunga deposito di bank membutuhkan waktu.

"Tapi kita melihat trennya menurun," ujar dia.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Penyederhanaan Nilai Rupiah alias Redenominasi Nongol Lagi"
[Gambas:Video 20detik]