Subsidi Bunga KUR Diperpanjang Sampai Desember 2020

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2020 20:10 WIB
Petugas menghitung uang setoran tunai di Kantor Cabang Pembantu Bank BNI, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2012). File/detikFoto
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah memperpanjang subsidi kredit usaha rakyat (KUR) sampai akhir Desember 2020 mendatang. Sebelumnya, subsidi KUR 6% hanya berlaku selama 6 bulan saja yang mana tambahan subsidi bunga KUR sebesar 6% berlaku selama 3 bulan pertama dan 3% selama 3 bulan berikutnya.

"Dengan keputusan Rakor Komite Pembiayaan UMKM hari ini, itu diperpanjang bukan hanya 3%, yang 3% juga dijadikan 6%. Itu dipentokin sampai akhir Desember 2020," ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2020).

Dengan kebijakan baru ini, Iskandar mengatakan, debitur KUR yang sebelumnya sudah dapat tambahan subsidi 6% sejak Maret 2020 otomatis diperpanjang sampai akhir tahun ini.

"Jadi ada kemungkinan yang sudah diberikan dulu bulan Maret karena startnya kan baru bulan Maret berarti itu kalau bulan Maret bisa 10 bulan (subsidi bunganya)," imbuhnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) per 8 Agustus 2020, realisasi tambahan subsidi bunga KUR pada masa COVID-19 telah diberikan kepada 5,94 juta debitur dengan baki debet Rp 121 triliun.

Kemudian ada penundaan angsuran pokok selama 6 bulan diberikan kepada 1,55 juta debitur dengan baki debet Rp 46,3 triliun.

Ada juga relaksasi KUR, berupa perpanjangan jangka waktu yang diberikan kepada 1.56 juta debitur dengan baki debet Rp 46,2 triliun. Ada juga penambahan limit plafon KUR yabg diberikan kepada 14 debitur dengan baki debet Rp 3 miliar.

Sementara itu penyaluran KUR dari Januari 2020 sampai dengan 31 Juli 2020 sudah mencapai Rp 89,2 triliun kepada 2,6 juta debitur dengan NPL 1,07%. Penyaluran KUR tersebut masih didominasi untuk skema KUR Mikro 71,82% diikuti skema KUR kecil 27,8% dan skema KUR TKI 0,34%.



Simak Video "Ekspor Sampai ke Negeri Jiran, Perajin Sugu Tinggi Raup Cuan"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)