LPS Sebut Dampak Corona ke Perbankan Mulai Pulih, Buktinya?

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 20:35 WIB
Samadikun Hartono mengembalikan uang tunai Rp 87 miliar. Total yang telah dikembalikan Rp 169 miliar, sesuai perintah Mahkamah Agung (MA).
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebut dampak buruk akibat pandemi virus Corona (COVID-19) ke perbankan sudah mulai membaik. Sebelumnya, dilaporkan sempat ada kecenderungan dana pihak ketiga (DPK) berpindah dari bank kecil ke bank besar.

"Kami menilai ada perbaikan kinerja dan risiko perbankan. Kualitas asetnya membaik dan sekarang pada level yang managable," kata Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang disiarkan melalui Youtube Kemenkeu, Selasa (27/10/2020).

"Kalau kita lihat April-Mei-Juni-Juli, ada tendensi slight quality di mana ada dana pihak ketiga lari ke bank-bank besar," tambahnya.

Keadaan mulai normal setelah Agustus 2020. DPK dari Kelompok Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I sudah kembali naik. Artinya, adanya perbaikan kinerja dan risiko perbankan dari sisi kualitas dan aset.

"Artinya dampak negatif tekanan terhadap likuiditas maupun DPK mereka (bank BUKU I) boleh dibilang sudah hilang," ucapnya.

Menurutnya hal itu terjadi karena tak terlepas dari kebijakan fiskal dan moneter yang dijalankan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI). Dia meyakini bahwa tren likuiditas yang membaik ini mampu membuat perbankan kembali siap menyalurkan kredit ke sektor-sektor riil. Dengan begitu, ekonomi di penghujung tahun 2020 dan selama 2021 akan membaik.

"Tapi kita tahu, walaupun sektor finansial akan stabil, tapi kalau ekonomi nggak tumbuh, ya lama-lama akan tertekan juga. Kami setuju bahwa fokus kebijakan adalah mendorong ekonomi riil semaksimal mungkin," jelasnya.

Pihaknya bersama anggota KSSK disebut akan terus memantau perkembangan ekonomi di masa pandemi CIVID-19. LPS bersama pemerintah akan mendorong perekonomian dengan menggerakkan sektor riil.

"LPS bisa dukung untuk penurunan suku bunga lebih lanjut agar kami bisa beri dukungan ke riil, karena kalau suku bunga turun itu deposito juga ikut turun," pungkasnya.



Simak Video "Bank Tawarkan Bunga Tinggi, Hati-hati Tak Dicover LPS"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)