Merunut Dugaan Investasi Bodong Yusuf Mansur yang Ditolak Pengadilan

Hanif Hawari - detikFinance
Rabu, 11 Nov 2020 19:15 WIB
Ustaz Yusuf Mansur akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polrestabes Surabaya. Ia dipanggil sebagai saksi kasus penipuan perumahan fiktif berkedok syariah, Multazam Islamic Residence.
Foto: Deny Prastyo Utomo
Jakarta -

Ustaz Yusuf Mansur dipastikan menang di Pengadilan Negeri Tangerang atas gugatan wanprestasi. Kemenangan itu terjadi usai majelis hakim menolak gugatan yang dilayangkan oleh pihak pelapor.

Penolakan dari majelis hakim diambil karena laporan tersebut kurang tepat. Dai kondang ini bukanlah bagian dari pembangunan Condotel Moya Vidi di Yogyakarta. Bagaimana kasus sebenarnya?

Awalnya, Yusuf Mansur dituding telah menggelapkan dana investor. Meski informasi tersebut telah dibantahnya. Yusuf Mansur digugat secara perdata oleh Fajar Haidar Rafly bersama 4 orang lainnya.

Mereka mengaku telah menginvestasikan dananya untuk pembangunan Condotel Moya Vidi di Yogyakarja dan Hotel Siti di Tangerang dalam kurun waktu 2013-2014. Dari masalah tersebut, Yusuf Mansur digugat Rp 5 miliar secara perdata ke Pengadilan Negeri Tangerang.

Ia dinilai menggelapkan dana investasi yang berkedok patungan usaha dan aset itu. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor 211/Pdt.G/2020?PN Tng. Selain fajar Haidar Rafly, penggugat lainnya adalah Sumiyati, Sri Hartati, Sri Wahyuni, dan Isnarijah Purnami.

Kelima orang itu mengaku sebagai investor dalam investasi pembangunan Condotel Moya Vidi di Yogyakarta dan Hotel Siti di Tangerang.

Selanjutnya
Halaman
1 2