Terpopuler Sepekan

'Serangan' Hotman Paris ke Winda Earl soal Uang Rp 22 M

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 14 Nov 2020 11:15 WIB
Ditunjuk sebagai kuasa hukum Maybank, pengacara kondang Hotman Paris buka-bukaan soal dirinya yang ikut terjun menangani kasus penilapan tabungan Rp 22 miliar.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Uang tabungan sebesar Rp 22 miliar milik atlet eSport Winda Lunardi dan ibunya raib di Maybank. Kasus ini sudah ditangani oleh Bareskrim Polri dan sudah diproses.

Maybank menunjuk Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum untuk menangani kasus ini. Hotman menyebut ada banyak kejanggalan dalam hilangnya uang ini.

Menurut dia, kepala cabang Maybank Cipulir yang menilap uang memegang ATM dan buku tabungan Winda. Dia menyebut ini sesuai dengan pengakuan tersangkayang tercantum dalam berita acara pemeriksaan (BAP) di pihak kepolisian.

"Jadi dari keterangan tadi, sejak dibuka buku tabungan ini oleh Winda buku tabungannya dan kartu ATM-nya, katanya menurut pengakuan dari si tersangka yang pegang si tersangka. Pertanyaannya adalah Anda sebagai pemilik uang kenapa Anda biarkan kartu ATM Anda dipegang orang lain? Itu salah satu yang lagi diselidiki oleh penyidik," kata Hotman dalam konferensi pers di Kawasan Pluit, Jakarta.

"Kenapa sejak awal kartu ATM-nya tidak diambil tapi tetap dipegang oleh si pimpinan cabang karena menurut pengakuan, yang mengaku itu si A pimpinan cabangnya. Jadi sampai hari ini dia (Winda) belum pernah ambil buku tabungan dan kartu ATM-nya pun tidak pernah diambil. Tapi menurut pimpinan cabang ada sama dia," paparnya.

Sehari selanjutnya, tepatnya di acara Prime Talk di stasiun TV Selasa malam (10/11/2020), Hotman Paris mengungkapkan ditemukan ada praktik dari oknum yang merupakan pimpinan cabang Maybank melakukan praktik terselubung yang disebut perbankan dalam perbankan.

"Diakui bahwa ada satu pimpinan cabang bank yang melakukan praktik perbankan dalam perbankan, yaitu memakai uang nasabah untuk berbisnis, dan dia tidak kabur, dia di situ memakai uang nasabah," ucapnya.

(kil/eds)