Ramai-ramai Cairkan JHT BP Jamsostek, Bukti Nyata Tsunami PHK?

CNBC Indonesia - detikFinance
Senin, 16 Nov 2020 11:35 WIB
Ilustrasi PHK
Foto: Ilustrasi PHK (Tim Infografis: Zaki Alfarabi)
Jakarta -

Pandemi virus Corona juga berdampak ke sendi-sendi ekonomi. Hampir tak ada sektor yang lolos dari dampak pandemi ini.

Pembatasan yang dilakukan membuat aktivitas industri terbatas. Akibatnya, badai pemutusan hubungan kerja (PHK) tak bisa dihindari.

Badai PHK juga bisa dilihat dari jumlah pencairan program Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja menjelaskan, dalam rentang Januari-September 2020 pihaknya telah melakukan pencairan JHT sebesar Rp 24,5 triliun kepada 1,98 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Realisasi pencairan JHT Januari-September 2020, meningkat 26,3% jika dibandingkan tahun lalu, yang pencairan JHT kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan, hanya Rp 19,4 triliun kepada 1,62 juta peserta.

Adapun peserta BPJS Ketenagakerjaan yang melakukan pencairan JHT juga meningkat, baik secara bulanan (month to month/mtm) dan tahunan (year on year/yoy).

"Per September 2020, klaim JHT meningkat hingga 44% (mtm) dan secara kumulatif sejak Januari hingga September 2020 mengalami peningkatan sebesar 22,2 % (yoy)," jelas Utoh dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (16/11/2020).

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2