Perhatian! Bos OJK Ungkap Modus Investasi yang Berisiko Gagal Bayar

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 24 Nov 2020 14:17 WIB
Wimboh Santoso
Ketua OJK Wimboh Santoso/Foto: Ari Saputra

Alhasil ketika underlying investasi itu jeblok, maka berpengaruh pada uang nasabah tersebut. Menurut Wimboh, masalah ini yang sedang diperbaiki. Terlebih, OJK kini bisa memantau berbagai produk sektor keuangan.

Pihaknya juga dengan pemangku kepentingan lain juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat.

"Kita akan mengedepankan bagaimana market conduct. Market conduct itu itu setiap produk yang dikeluarkan lembaga keuangan apa saja harus jelas produknya apa, risk apa, cara penjualannya gimana, misalkan harus direkam, divideo dan sebagainya," jelasnya.

Ia pun meminta masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan imbal hasil tinggi. Jika tak paham risikonya, masyarakat bisa bertanya langsung ke OJK.

"Jangan terpancing return lebih tinggi, return tinggi pasti risikonya tinggi. Kalau nggak paham risk-nya nanyalah ke OJK," jelasnya.

Halaman

(acd/ara)