ADVERTISEMENT

Dukung UMKM Saat Pandemi, BRI Salurkan Kredit hingga Rp 938,37 T

Faidah Umu Sofuroh - detikFinance
Kamis, 04 Feb 2021 14:23 WIB
Dirut BRI Sunarso
Foto: BRI
Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Tbk mencatat kredit mikro BRI tumbuh double digit yakni 14,18%. Sementara itu, kredit kecil dan menengah tumbuh sebesar 3,88% dan kredit konsumer tumbuh 2,26%.

Porsi atau portofolio kredit UMKM BRI juga meningkat dari 79% pada 2019, menjadi 82,13% dari total seluruh kredit BRI pada 2020.

"BRI memang fokusnya kepada bisnis mikro, namun memberikan dampak makro terhadap perekonomian Indonesia," kata Direktur Utama BRI Sunarso dalam keterangan tertulis, Kamis (4/2/2021).

Selama pandemi, lanjutnya, BRI mengalokasikan seluruh resources untuk merestrukturisasi dan melakukan penyelamatan terhadap UMKM di Tanah Air. Kredit yang disalurkan BRI hingga Desember 2020 mencapai Rp 938,37 triliun atau tumbuh 3,89% year on year.

Menurut Sunarso, angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit nasional yang diperkirakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di kisaran minus 1-2%. Ia mengatakan pertumbuhan kredit BRI diiringi dengan perbaikan kualitas kredit yang sehat dan terjaga. Ditunjukkan dengan rasio NPL BRI sebesar 2,99% dan NPL Coverage mencapai 237,73%.

"Besarnya pencadangan ini merupakan bentuk strategi perseroan untuk menjaga kinerjanya agar terus tumbuh secara sustainable," jelasnya.

Jadi bila di kemudian hari harus menghadapi ketidakpastian, maka kinerja perusahaan akan tetap terjaga karena sudah mencadangkan lebih dari cukup terhadap risiko yang mungkin timbul. Ia menambahkan BRI membukukan laba sebesar Rp 18,66 triliun pada 2020.

"Memang menurun dibandingkan tahun lalu, karena kita memang harus mencadangkan cukup besar untuk meng-cover penyelamatan UMKM," pungkasnya.

BRI juga mengalokasikan seluruh resources untuk merestrukturisasi, melakukan penyelamatan terhadap nasabah UMKM. Menurutnya, BRI berkontribusi lebih dari 60% dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang memberikan dampak positif tidak hanya bagi nasabah, tetapi juga bagi perekonomian Indonesia.

Ia mengatakan manajemen BRI optimis tahun ini pertumbuhan kredit perseroan di atas rata-rata industri nasional. Dengan faktor pendukungnya yakni loan to deposit ratio masih terjaga di level 83,70%, dibarengi perbaikan daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga.

"2021 kita cukup optimis dan confidence, tentunya kita fokus ke pertumbuhan mikro. Loan growth 2021 kita set di kisaran 6-7%. LDR-nya di kisaran 85% dan untuk NIM kita jaga kisaran 6,3%," ucap Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno.



Simak Video "#BRIBersamaUMKM"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT