Bisikan Jokowi ke Erick Thohir Soal Bank Syariah Indonesia

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 05 Feb 2021 06:21 WIB
Presiden Jokowi
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Rencana besar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangkitkan raksasa keuangan syariah di Indonesia akhirnya tercapai dengan diluncurkannya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Namun, Jokowi tak puas sampai di situ. Dia membisiki Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk mengingatkan agar bank tersebut berkinerja bagus.

"Kemarin ketika Bapak Presiden pada saat meluncurkan (BSI) membisikkan saya 'Pak Menteri, logonya bagus tapi titip usahanya harus bagus'," tutur Erick di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tayang di YouTube, kemarin Kamis (4/2/2021).

Erick menjelaskan bahwa sejak awal memimpin Kementerian BUMN melakukan transformasi pada 3 hal, yaitu akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme.

"Dalam perjalanannya transformasi tentu grup BUMN juga harus dilandasi fokus kepada bisnisnya dan juga strategic planning jangka panjangnya pasca COVID-19," ujarnya.

Setidaknya, bank-bank BUMN dikatakan Erick mampu bertahan di tengah persaingan pada industri perbankan. Dia pun meminta jajaran direksi dan komisaris BSI mampu menjalankan amanah yang telah diberikan.

"Kita harus memastikan dengan adanya bank syariah di Indonesia ada keberpihakan dan kesetaraan untuk market yang memang percaya dengan industri financial syariah ini," tambahnya.

Pada momen peluncuran, Jokowi juga memberi 4 arahan terhadap BSI. Penjelasan lengkapnya di halaman selanjutnya.

BSI adalah penggabungan PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS), PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri. BSI menggunakan kode saham BRIS di Bursa Efek Indonesia.

BSI diresmikan oleh Jokowi pada 1 Februari 2021. Setidaknya, ada empat arahan yang disampaikan Jokowi untuk bank yang baru berdiri tersebut.

Pertama, Jokowi ingin Bank Syariah Indonesia terbuka. Menurut Jokowi, bank tersebut harus menjangkau lebih banyak masyarakat di Tanah Air.

"Jadi jangan berpikir Bank Syariah Indonesia ini hanya untuk umat muslim saja, yang non muslim pun juga harus diterima dan disambut baik menjadi nasabah Bank Syariah Indonesia," kata Jokowi, Senin (1/2/2021).

Kedua, Jokowi meminta Bank Syariah Indonesia memaksimalkan penggunaan teknologi. Hal ini untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan lembaga keuangan.

Ketiga, Jokowi meminta Bank Syariah Indonesia agar menarik milenial. Dia bilang, jumlah generasi milenial saat ini mencapai 25,87% dari total penduduk Indonesia.

Keempat, Jokowi meminta Bank Syariah Indonesia memiliki produk dan layanan keuangan yang kompetitif, harus bisa melayani berbagai segmen mulai dari UMKM, korporasi dan ritel.



Simak Video "Muhammadiyah Minta Bank Syariah Indonesia Berpihak ke UMKM"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)